PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI APLIKASI EKSTRAK DAUN MIMBA TERHADAP SERANGAN PENYAKIT KARAT DAUN KACANG TANAH

Torik, Ivik Zapiko and Hendri, Bustaman and Edhi, Turmudi (2018) PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI APLIKASI EKSTRAK DAUN MIMBA TERHADAP SERANGAN PENYAKIT KARAT DAUN KACANG TANAH. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI IVIK ZAPIKO TORIK E1J012153.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Penyakit karat daun kacang tanah merupakan penyakit utama pada tanaman kacang tanah yang disebabkan oleh jamur patogen Puccinia arachidis Speg. Patogen ini menyerang pada daun dan menyebabkan berkurangnya kapasitas fotosintesis sehingga terhambat pengisian polong dan polong tidak terisi sempurna pengendalian penyakit dengan pestisida nabati ekstrak daun mimba diharapkan dapat menekan pertumbuhan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi dan frekuensi aplikasi ekstrak daun mimba yang tepat untuk mengendalikan penyakit karat dan peningkatkan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilakukan mulai dari bulan November 2016 sampai dengan bulan April 2017 di Laboratorium Proteksi Tanaman dan halaman Laboratorium Proteksi Tanaman Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan Dua Faktor percobaan. Faktor Pertama adalah Konsentrasi ekstrak daun mimba, yang terdiri dari 3 taraf yakni : A1 = 10%, A2 = 15%, A3 =20%. Faktor kedua adalah frekuensi aplikasi pestisida nabati, yang terdiri dari 3 taraf yakni: B1 = 7 hari sekali, B2 = 5 hari sekali, B3 = 3 hari sekali dan kontrol, setiap kombinasi diulang sebanyak 3 kali sehingga didapat sebanyak 30 unit percobaan dimana setiap 1 unit percobaan terdapat 3 tanaman sehingga terdapat 90 tanaman. Variabel yang diamati adalah untuk pengamatan in-vitro yaitu diameter koloni dan warna koloni dan in-vivo yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun terserang (helai), masa inkubasi (hari), berat brangkasan atas segar (g), berat brangkasan atas kering (g), berat kering total (g), berat kering polong isi (g), jumlah biji, berat biji (g), intensitas serangan (%) dan persentase serangan(%). Hasil penelitian menunjukan tidak terdapat interaksi antara konsentrasi dan frekuensi pemberian ekstrak daun mimba. Frekuensi aplikasi tidak memberikan berpengaruh nyata terhadap semua variabel pengamatan. Sedangkan faktor konsentrasi aplikasi ekstrak daun mimba berpengaruh pada berat brangkasan atas segar, berat brangkasan atas kering, berat kering total, intensitas serangan dan persentase serangan.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Agroecotechnology
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 18 Sep 2019 02:35
Last Modified: 18 Sep 2019 02:35
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/19175

Actions (login required)

View Item View Item