VARIASI TINGKAH LAKU REPRODUKSI AYAM BURGO JANTAN PADA PEMELIHARAAN INTENSIF

Nurandriyanto, Edi and Heri, Dwi Putranto and Johan, Setianto (2018) VARIASI TINGKAH LAKU REPRODUKSI AYAM BURGO JANTAN PADA PEMELIHARAAN INTENSIF. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI (Edi Nurandriyanto, E1C013064)..pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Ayam burgo merupakan salah satu sumber daya genetik ayam lokal Indonesia hasil persilangan antara ayam hutan merah (Gallus gallus spadiceus) jantan dengan ayam kampung (Gallus gallus domesticus) betina. Ayam burgo juga merupakan salah satu plasma nutfah Provinsi Bengkulu dan juga Indonesia yang dikenal dengan keindahan bulu dan suara ayam burgo jantannya. Ayam burgo banyak diminati masyarakat untuk dijadikan sebagai ayam hias, baik itu untuk sekedar hobi ataupun untuk dikembangkan sebagai ladang usaha. Namun dengan demikian hingga saat ini belum banyak diketahui tentang informasi variasi tingkah laku reproduksinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan deskripsi tentang variasi tingkah laku reproduksi ayam burgo jantan yang dipelihara secara intensif. Penelitian ini dilaksanakan pada April 2018 di Zona Peternakan Terpadu (Integrated Livestock Zone) Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu. Parameter yang diamati adalah frekuensi dan durasi dari tingkah laku reproduksi ayam burgo jantan yang dipelihara secara intensif. Data hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi tingkah laku reproduksi ayam burgo jantan pada pemeliharaan intensif terdiri atas perangsangan, mounting, mating, dismounting, relaksasi, dan vokalisasi. Diketahui bahwa pejantan 1 dan 2 merupakan pejantan dewasa berumur lebih muda sedangkan pejantan 3 dan 4 merupakan pejantan dewasa dewasa yang berumur lebih tua. Pada tingkah laku perangsangan paling tinggi frekuensinya terdapat pada pejantan 1 yaitu dengan rata-rata 14,1 kali dan durasinya ratarata 27,98 detik. Pada tingkah laku mounting paling tinggi frekuensinya yaitu pada pejantan 3 yaitu dengan rata-rata 4,7 kali dan durasinya rata-rata 7,73 detik. Pada tingkah laku mating paling tinggi frekuensinya terdapat pada pejantan 3 yaitu dengan rata-rata 4,9 kali dan durasinya rata-rata 6,79 detik. Pada tingkah laku dismounting paling tinggi frekuensinya terdapat pada pejantan 3 yaitu dengan rata-rata 4,7 kali dan durasinya ratarata 5,75 detik. Pada tingkah laku relaksasi paling tinggi frekuensinya terdapat pada pejantan 3 yaitu dengan rata-rata 4,5 kali dan durasinya rata-rata 9,72 detik. Pada tingkah laku vokalisasi paling tinggi frekuensinya terdapat pada pejantan 2 yaitu rata-rata 27,6 kali dan durasinya rata-rata 60,88 detik. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkah laku reproduksi ayam burgo jantan terdiri atas perangsangan, mounting, mating, dismounting, relaksasi, vokalisasi. Berdasarkan hasil penelitian ayam burgo jantan yang berumur lebih tua lebih tinggi frekuensi aktifitasnya dalam berbagai variasi tingkah laku reproduksi, kecuali pada tingkah laku perangsangan dan vokalisasi dimana ayam burgo jantan yang berumur lebih muda lebih aktif.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 30 Sep 2019 01:38
Last Modified: 30 Sep 2019 01:38
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/19363

Actions (login required)

View Item View Item