PENGARUH PEMBERIAN TEMPE DEDAK TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER

Fitriyani, Isa Nur and Urip, Santoso and Tris, Akbarillah (2018) PENGARUH PEMBERIAN TEMPE DEDAK TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Skripsi Isa Nur Fitriyani E1C013117.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Tempe dedak merupakan dedak yang difermentasi dengan menggunakan kapang Rhizopus oligosporus (ragi tempe). Dengan proses ini terjadi proses peningkatkan kandungan energi dan protein, dan menurunkan kandungan serat kasar. Kelemahan dedak padi ini antara lain tingginya serat kasar dan asam fitat Fosfor dalam dedak padi 80% terikat dalam bentuk fitat, sehingga sulit dicerna. Untuk menghidrolisis fitat diperlukan enzim fitase yang dapat dihasilkan oleh mikroba tertentu. Asam fitat merupakan zat antinutrisi yang mampu berikatan dengan protein dan mineral seperti Ca, P, Fe, Zn, dan Mg. Asam fitat sulit larut di air dan tahan panas, sehingga dedak sulit dicerna oleh unggas hal ini dapat menghambat pertumbuhan Untuk mengatasi masalah tersebut, maka dedak padi dapat difermentasi. Fermentasi dapat meningkatkan kualitas bahan pakan, karena pada proses fermentasi terjadi perubahan kimiawi senyawa-senyawa organik (karbohidrat, lemak, protein, serat kasar dan bahan organik lainnya) baik dalam keadaan aerob maupun anaerob, melalui kerja enzim yang dihasilkan mikroba. Fermentasi bahan pakan dapat memperbaiki nilai gizi seperti meningkatkan kadar protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tempe dedak terhadap performa ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan 18 Januari 2017 sampai dengan 23 Februari 2017 bertempat di kandang Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari 4 ulangan. Pada masing – masing ulangan terdapat 4 ekor ayam broiler. Adapun 5 perlakuan itu sebagai berikutP0 broiler yang diberi pakan mengandung dedak 5%, P1 broiler yang diberi pakan mengandung tempe dedak 5%, P2 broiler yang diberi pakan mengandung tempe dedak 8%, P3 broiler yang diberi pakan mengandung tempe dedak 11%, P4 broiler yang diberi pakan mengandung tempe dedak 14%. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan yang diberi tempe dedak sampai dengan 14% berpengaruh tidak nyata (P> 0,05) terhadap konsumsi pakan, berat badan, pertambahan berat badan, dan konversi ransum ayam broiler. Dapat disimpulkan bahwa tempe dedak dapat digunakan sampai 14%.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 30 Sep 2019 02:07
Last Modified: 30 Sep 2019 02:07
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/19369

Actions (login required)

View Item View Item