PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus androgynus) DAN DAUN SALAM (Syzgium polyanthum) FERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP DEPOSISI LEMAK DAN ORGAN DALAM AYAM BROILER

Anindita, Anindita and Yosi, Fenita and Urip, Santoso (2019) PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus androgynus) DAN DAUN SALAM (Syzgium polyanthum) FERMENTASI DALAM RANSUM TERHADAP DEPOSISI LEMAK DAN ORGAN DALAM AYAM BROILER. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
ANINDITA_E1C015020 (SKRIPSI) FAKULTAS.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Upaya penurunan lemak pada tubuh ternak ayam menjadi salah satu fokus dalam penelitian pada komoditas ternak ayam pedaging. Hal ini dikarenakan konsumen menginginkan produk pangan asal ternak ayam yang lebih sehat. Dalam penelitian digunakan dua tumbuhan obat sebagai pengganti antibiotika, yaitu daun katuk dan daun salam, yang efektif untuk menghasilkan enriched meat. Untuk lebih efektif menurunkan deposisi lemak maka perlu dilakukan fermentasi yang dapat menurunkan kadar lemak dan meningkatkan kadar protein. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Mei 2018 di Commercial Zone Animal Laboratory (CZAL) dan Laboratorium Peternakan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 7 perlakuan dengan 6 ulangan. P0: Ransum Kontrol (tanpa tambahan herbal) P1: Ransum mengandung 1,875% daun katuk fermentasi (DKF) dan 0,625% daun salam fermentasi (DSF), P2: Ransum mengandung 1,25% DKF dan 1,25% DSF, P3: Ransum mengandung 0,625% DKF dan 1,875% DSF, P4: Ransum mengandung 3,75% DKF dan 1,25% DSF, P5: Ransum mengandung 2,5% DKF dan 2,5% DSF, P6: Ransum mengandung 1,25% DKF dan 3,75% DSF. Variabel yang diamati ialah lemak abdomen, lemak sartorial, lemak leher, lemak gizzard, lemak jantung, fatty liver score, berat organ liver, jantung, limfa, gizzard, usus dan panjang usus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk (DKF) dan daun salam fermentasi (DSF) dalam ransum menurunkan deposisi lemak abdomen, lemak gizzard dan lemak total dengan kombinasi herbal 5% (3,75% DKF dan 1,25% DSF). Kombinasi herbal (daun katuk dan daun salam fermentasi) pada level 5% dapat menurunkan berat usus dan panjang usus. Penggunaan tepung daun katuk dan daun salam fermentasi dalam ransum dapat digunakan dengan level pemberian dalam ransum sebanyak 5%.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 30 Oct 2019 08:09
Last Modified: 30 Oct 2019 08:09
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/19981

Actions (login required)

View Item View Item