STRATEGI PENGEMBANGAN POPULASI TERNAK AYAM BURGO DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH

Panjaitan, Renus Hamonangan and Johan, Setianto and Hardi, Prakoso (2019) STRATEGI PENGEMBANGAN POPULASI TERNAK AYAM BURGO DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI LENGKAP.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Ayam burgo merupakan sumber daya hayati asli dari Provinsi Bengkulu yang berkembang dan hampir tersebar di seluruh wilayah dengan populasi yang berbeda. Ayam ini sangat potensi untuk dikembangkan karena dapat menjadi aset dan plasma nutfah daerah yang perlu dijaga kelestariannya.ayam burgo merupakan keturunan dari hasil persilangan ayam hutan merah jantan (Gallus-gallus) dengan ayam buras betina (Gallus domestica) yang telah lama didomestikasi.Ayam burgo memiliki ukuran yang relatif kecil dibanding dengan ayam lainnya.Ayam burgo memiliki peran sebagai sumber protein hewani berupa telur dan daging serta sebagai ayam hias. Beberapa keunggulan yang dimiliki ayam burgo adalah mempunyai daya tahan terhadap berbagai jenis penyakit, produksi telur yang tinggi dan ayam burgo jantan dewasa dapat dijadikan sebagai ternak hias karena memiliki suara kokok yang khas dan warna bulu yang indah. Dengan demikian ayam burgo jantan dapat dijadikan sebagai ayam hias yang memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai dengan bulan Oktober 2018 di Kabupaten Bengkulu Tengah. Alat dan bahan yang digunakan dalam penelitian adalah kuisioner, alat tulis, kamera dan sejumlah peternakayam burgo di Kabupaten Bengkulu Tengah sebagai objek penelitian. Tahap penelitian dilakukan survei pendahuluan dalam penentuan lokasi penelitian dan metode pengumpilan data ditentukan dengan teknik snowball sampling. Data yang dikumpulkan berupa identitas responden, populasi, data manejemen berupa perkandangan, sistem pemeliharaan, pencegahan dan pemberantasan penyakit, produksi penanganan telur ayam burgo serta data pendukung berupa letak geografis, luas daerah dan keadaan potensi wilayah di Kabupaten Bengkulu Tengah. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis SWOT. Total populasi akhir dari lama pemeliharaan dari 22 responden penelitian adalah 120 ekor, populasi ayam burgo jantan sebanyak 50 ekor atau 41,68%, betina sebanyak 29 ekor atau 24,42% dan anakan sebanyak 41 ekor atau 34,16%.Pada Analisis Matriks SWOT ditemukan beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk pengembangan populasi ternak ayam burgo diKabupaten Bengkulu Tengah adalah melalui: (1) Strategi pengembangan ayam burgo sebagai sumber pendapatan keluarga. (2) Strategi pengembangan ayam burgo sebagai destinasi objek wisata nasional. (3) Peningkatan sumber daya manusia dalam pengembangan populasi ternak ayam burgo. (4)Penerapan Teknologi utuk membantu masyarakat dalam strategi pengembangan populasi seperti mesin tetas.Total matriks IFE adalah 2,8 dan total matriks adalah EFE 4,17, posisi kuadran pada matriks space berada pada posisi kuadran I (X = 2,8 dan Y = 4,17) yaitu strategi Agresif. Hal ini sangat menguntungkan karena memanfaatkan kekuatan yang optimal untuk meraih peluang yang ada.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 01 Nov 2019 02:28
Last Modified: 01 Nov 2019 02:28
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20042

Actions (login required)

View Item View Item