PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRAT YANG MENGANDUNG KULIT DURIAN (Durio zibethinus) YANG DIFERMENTASI Pleurotus ostreatus TERHADAP KUALITAS SUSU SAPI PERAH FH (Fries Holland) LAKTASI

Putri, Ririn and Edi, Soetrisno and Endang, Sulistyowati (2019) PENGARUH PEMBERIAN KONSENTRAT YANG MENGANDUNG KULIT DURIAN (Durio zibethinus) YANG DIFERMENTASI Pleurotus ostreatus TERHADAP KUALITAS SUSU SAPI PERAH FH (Fries Holland) LAKTASI. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI RIRIN PUTRI E1C015049..pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Solusi yang bagus untuk memperbaiki kualitas susu sapi adalah dengan pemberian pakan tambahan yang mudah dicerna oleh rumen dan diabsorbsi usus halus berupa konsentrat yang diberi nama Kulit Durian Fermentasi, yang terdiri dari kulit durian yang difermentasi Pleurotus ostreatus, dedak halus, jagung giling, tepung kedelai, minyak sawit, mineral mix, temulawak, ragi tape, NaCl, CaCO3, dan TSP. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian konsentrat yang mengandung kulit durian (Durio zibethinus) yang difermentasi Pleurotus ostreatus terhadap kualitas susu sapi perah FH (Fries Holland) Laktasi. Hipotesis dalam penelitian ini yaitu pemberian konsentrat yang mengandung kulit durian (Durio zibethinus) yang difermentasi Pleurotus ostreatus dapat memperbaiki kualitas susu sapi perah FH laktasi. Penelitian ini dilaksanakan selama 70 hari pada bulan Maret hingga bulan Mei 2018 yang berlokasi di Desa Suka sari, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiyang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL). Satu periode selama 14 hari . Dengan perlakuan KDF 0 = Konsentrat mengandung 30% dedak + 0% Kulit Durian Fermentasi, KDF 1 = Konsentrat mengandung 20% dedak +10 % Kulit Durian Fermentasi, KDF 2 =Konsentrat mengandung 10% dedak + 20% Kulit Durian Fermentasi, KDF 3 = Konsentrat mengandung 0% dedak + 30% Kulit Durian Fermentasi. Variabel yang diamati adalah konsumsi BK ransum, kadar protein susu, kadar lemak susu dan berat jenis susu. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variasi dan sidik ragam (anova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap konsumsi BK ransum. KDF0, KDF1, KDF2 dan KDF3 secara berurutan 14,35 kg/ekor/hari, 14,23 kg/ekor/hari, 13,89 kg/ekor/hari dan 13,78 kg/ekor/hari. Hasil tidak berbeda terjadi pada perlakuan terhadap kadar protein, kadar lemak dan berat jenis susu. Namun kadar lemak tertinggi terdapat pada KDF2 yang mengandung 20% Kulit durian fermentasi.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 01 Nov 2019 02:36
Last Modified: 01 Nov 2019 02:36
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20044

Actions (login required)

View Item View Item