PERFORMANS AYAM KAMPUNG SUPER DENGAN PEMBERIAN RANSUM BERBEDA

Febrianto, Roli and Kususiyah, Kususiyah and Desia, Kaharuddin (2019) PERFORMANS AYAM KAMPUNG SUPER DENGAN PEMBERIAN RANSUM BERBEDA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Penyediaan nutrisi merupakan hal yang paling penting dalam usaha peternakan, karena sangat menentukan kualitas hasil yang diharapkan. Ayam membutuhkan makanan untuk hidup pokok, pertumbuhan badan, dan bertelur. Zat- zat makanan yang dibutuhkan ayam terdiri dari protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral dan air. Ayam kampung super adalah hasil persilangan ayam kampung jantan yang mempunyai postur besar dengan ayam ras petelur betina. Tampilan ayam kampung super hampir sama dengan ayam kampung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi performans Ayam Kampung Super dengan pemberian ransum berbeda. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai bulan september 2018. Penelitian ini dilaksanakan di Commercial Zone and Animal Laboratory (CZAL) Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu. Penelitian ini menggunakan 90 ekor Ayam Kampung Super yang dipelihara selama 56 hari menggunakan 18 petak kandang bambu beralas sekam yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuandan 6 ulangan. P1 : Sebagai kontrol, menggunakan ransum 100 % BR II, P2: Ransum mengandung 40 % KBR, 60 % jagung, P3: Ransum mengandung 30 % KBR, 60 % jagung, 10 % dedak. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, berat badan, pertambahan berat badan, konversi ransum, Income Over Feed Cost (IOFC), dan Income Over Feed Chick and Cost (IOFCC).Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadapkonsumsi ransum, berat badan, pertambahan berat badan. Konsumsi ransum Ayam Kampung Super umur 16-56hari berkisar, P1 (1956,99 g/ekor), P2 (2028,49 g/ekor), dan P3(1850,66 g/ekor) dengan capaian berat badan P1 (796 g/ekor), P2 (763,16 g/ekor), dan P3 (692,04) konversi ransum P1 (2,93), P2 (3,17), dan P3 (3,30), IOFC P1(Rp.20.893,75/ekor),P2(Rp.19.631,75/ekor),danP3(Rp.18.908,25/ekor), IOFCC perlakuanP1(Rp. 13.393,75/ekor), P2 (Rp. 12.131,75/ekor), dan P3 (Rp. 11.408,25/ekor). Disimpulkan performans Ayam Kampung Super dengan pemberian ransum berbeda yaitu P1 (100 % BR II), P2 (40 % KBR, 60 % jagung), P3 (30 % KBR, 60 % jagung, 10 % dedak) adalah tidak berbeda. IOFC dan IOFCC P1 dengan ransum 100 % BR IIadalah yang paling tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 01 Nov 2019 02:40
Last Modified: 01 Nov 2019 02:40
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20045

Actions (login required)

View Item View Item