MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK ITIK (Studi Kasus di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara)

Sucahyo, Timotius and Bieng, Brata and Edi, Soetrisno (2019) MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK ITIK (Studi Kasus di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
Skripsi Timotius Sucahyo.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Usaha ternak itik merupakan salah satu usaha peternakan yang banyak memberikan manfaat dalam memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat dan menciptakan lapangan kerja. Umumnya itik masih dipelihara secara tradisional dengan pengembalaan berpindah-pindah dari satu sawah kesawah yang lain. Sempitnya areal pengembalaan dan banyaknya kasus kematian ternak akibat keracunan pestisida, menyebabkan cara ini kurang efektif. Salah satu cara yang dipandang mampu mengatasi masalah ini adalah dengan cara mengalihkan tempat pemeliharaan atau kandang (Suharno dan Setiawan, 2012). Tujuan penelitian ini adalah mengkaji manajemen pemeliharaan ternak itik yang ada di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilakukan pada 27 September 2018 di Desa Pematang Balam, Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Alat yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuisioner, alat tulis, dan kamera. Bahan penelitian menggunakan responden peternak itik di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu palik Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu. Data yang diperoleh ditabulasi dalam bentuk tabel lalu dibahas secara deskriptif. Hasil Penelitian ini adalah Populasi ternak itik dari 10 peternak/responden yang ada di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu sebanyak 449 ekor, dengan fase starter-grower 20 ekor, jantan 39 ekor, dan 390 ekor. Dalam sehari dapat menghasilkan telur sebanyak 263 butir dengan presentase bertelur perhari adalah 67,43%. Ratio jantan dan betina yang berada di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu dalam jumlah keseluruhan adalah 1:10 sedangkan ratio pejantan terendah adalah 1:11 dengan presentase bertelur 68,08% /hari dan yang tertinggi adalah 1:6 dengan presentase bertelur 50%/hari. Hal ini menunjukan bahwa sex ratio yang tinggi harus diimbangi dengan pemberian pakan yang sesuai kebututuhan induk. Sistem manajemen pemeliharaan ternak itik di Desa Pematang Balam Kecamatan Hulu Palik Kabupaten Bengkulu Utara banyak mengunakan sistem pemeliharaan semi-intensif sebanyak 70% dan dengan sistem pemelihara intensif sebanyak 30%.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 01 Nov 2019 03:10
Last Modified: 01 Nov 2019 03:10
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20050

Actions (login required)

View Item View Item