PENGARUH PEMBERIAN PASTA TAPE TEMULAWAK, TABUT BLOK DAN KONSENTRAT LAKTASI TERHADAP PRODUKSI SUSU DAN MILK INCOME OVER FEED COST ( MIOFC) PADA SAPI PERAH FRIESIEN HOLSTEIN

Listiono, Diki Duwi and Endang, Sulistyowati and Irma, Badarina (2019) PENGARUH PEMBERIAN PASTA TAPE TEMULAWAK, TABUT BLOK DAN KONSENTRAT LAKTASI TERHADAP PRODUKSI SUSU DAN MILK INCOME OVER FEED COST ( MIOFC) PADA SAPI PERAH FRIESIEN HOLSTEIN. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI PENGESAHAN FAKULTAS.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian Pasta Tape Temulawak, Tabut Blok, dan Kosentrat Laktasi terhadap produksi susu dan Milk Income Over Feed Cost (MIOFC) pada sapi perah. Dan dilaksanakan pada tanggal 22 juni 2018 sampai 10 agustus 2018 dan di laksanakan selama 50 hari di Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, dengan rata-rata ketinggian 968,31 m dpl dengan suhu udara rata-rata berkisar antara 23,24o C. Sapi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 4 ekor sapi jenis Friesien Holstein (FH) fase laktasi. Empat ekor sapi di bagi dalam masing-masing perlakuan P0 (kontrol/tanpa perlakuan), P1 (pasta tape temulawak 1200 gram), P2 (Tabut blok 900 gram), P3 (konsentrat laktasi 1 kg) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan, dimana dalam 1 periode terdiri dari 10 hari adaptasi. Variabel yang diamti adalah bahan kering ransum, bahan organik ransum Produksi susu, dan Milk income over veed cost (MIOFC). Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dengan desain penelitian Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bahan kering, bahan organik, produksi susu, dan MIOFC dengan hasil rataan bahan kering/kg/ekor/hari P0 (14,34±2,19),P1 (16,59±1,97) P2 (15,45±2,00) P3 (16,28±2,00), rataan bahan organik/kg/ekor/hari P0 (12,24±2,21) P1 (14,11±2,03) P2 (13,11±2,05) P3 (13,99±2,06). Rataan produksi susu /liter/ekor/hari dengan hasil P0 (5,53±1,13) P1 (5,23±1,08) P2 (5,00±0,23) P3 (5,15±0,28). Dan ratan MIOFC Rp/ekor/hari sebagai berikut P0 (38.317,5) P1 (32.348,02) P2 (30.029,49) P3 (30.750,56). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pemberian pakan tambahan berupa tabut Blok, pasta tape temulawak dan konsentrat laktasi pada sapi perah FH laktasi tidak dapat meningkatkan baik produksi susu namum, dari tiga perlakuan tersebut dapat disimpulkan bahwa pemberian pasta tape temulawak cenderung menghasilkan produksi yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan yang lain. Hasil yang telah diperoleh dari ketiga perlakuan P1 (pasta tape temulawak), P2 (tabut blok) dan P3(konsentrat laktasi) untuk MIOFC yang lebih tinggi dari ketiga perlakuan tersebut yaitu perlakuan pada P1 (pasta tape temulawak) sebesar Rp.32.348,02 ekor/hari.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 08 Nov 2019 02:41
Last Modified: 08 Nov 2019 02:41
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20328

Actions (login required)

View Item View Item