KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK KAMBING PERANAKAN ETAWA JANTAN YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI AMPAS TAHU DAN BUNGKIL INTI SAWIT DENGAN IMBANGAN YANG BERBEDA

Wardika, Puput and Dwatmadji, Dwatmadji and Tatik, Suteky (2019) KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK KAMBING PERANAKAN ETAWA JANTAN YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI AMPAS TAHU DAN BUNGKIL INTI SAWIT DENGAN IMBANGAN YANG BERBEDA. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
PUPUT WARDIKA_E1C015056_SKRIPSI (2).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Kambing merupakan salah satu ternak ruminansia kecil yang memiliki dua fungsi yaitu sebagai penghasil daging dan susu serta dapat dibudidayakan dengan mudah oleh masyarakat. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam suatu usaha peternakan adalah ketersediaan pakan. Kurangnya ketersediaan pakan hijauan saat ini menjadi masalah dalam pemeliharan ternak karena ketersediaan lahan untuk hijauan banyak dijadikan lahan pertanian dan non-pertanian oleh masyarakat. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut yaitu dengan memanfaatkan limbah berupa limbah pertanian dan limbah perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kecernaan bahan kering dan bahan organik kambing Peranakan Etawa jantan yang diberi pakan fermentasi ampas tahu dan bungkil inti sawit dengan imbangan yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu P0 = Ampas tahu 45% + bungkil inti sawit 0%, P1 = Ampas tahu 40% + bungkil inti sawit 5%, P2 = Ampas tahu 35% + bungkil inti sawit 10% dan P3 = Ampas tahu 30% + bungkil inti sawit 15%. Setiap perlakuan ditambahkan pakan dedak 20%, lumpur sawit fermentasi 25% dan daun ubi kayu fermentasi 10%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi dan kecernaan bahan kering, konsumsi dan kecernaan bahan organik, konsumsi air minum dan faktor lingkungan. Data yang diperoleh ditabulasi kemudian dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA). Apabila hasil analisis dari penelitian ini berpengaruh nyata (P<0,05) maka akan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) menggunakan program SPSS for Windows version 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan fermentasi ampas tahu dan bungkil inti sawit berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik kambing Peranakan Etawa jantan. Pemberian pakan fermentasi ampas tahu 35% dan bungkil inti sawit 10% memiliki kecernaan lebih baik yaitu bahan kering 69,3% dan bahan organik 73,4%.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 08 Nov 2019 04:01
Last Modified: 08 Nov 2019 04:01
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20347

Actions (login required)

View Item View Item