PEMBERIAN PUPUK LIMBAH BIOGAS (Bio-slurry) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT MEKSIKO (Euchlaena mexicana) DI KABUPATEN KEPAHIANG

Sinurat, Saurmaida and Tatik, Suteky and Dwatmadji, Dwatmadji (2019) PEMBERIAN PUPUK LIMBAH BIOGAS (Bio-slurry) DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT MEKSIKO (Euchlaena mexicana) DI KABUPATEN KEPAHIANG. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI BESAR SAURMAIDA pdf CD.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Rumput Meksiko (Euchlaena mexicana) yang berasal dari Amerika Tengah merupakan jenis rumput unggul yang produktivitas dan kandungan zat gizi yang cukup tinggi serta disukai oleh ternak ruminansia. Tanaman ini termasuk berumur pendek (annual), sistem perakarannya dalam dan luas, tumbuh baik pada daerah-daerah lembab atau tanah yang subur dengan ketinggian 0-1200 m dari permukaan laut dan curah hujan tidak kurang dari 1000 mm/tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian pupuk limbah biogas (bio-slurry) dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan produksi rumput Meksiko (Euchlaena mexicana) dilaksanakan pada tanggal 29 Desember 2018 sampai tanggal 25 April 2019, di Desa Tugu Rejo, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan empat dosis pupuk bio-slurry yaitu: P0: tanpa pemberian pupuk limbah biogas (bio-slurry), P1: pemberian limbah biogas (bio-slurry) dengan level 5 ton/ha, P2: pemberian limbah biogas (bio-slurry) dengan level 7,5 ton/ha, P3: pemberian limbah biogas (bio-slurry) dengan level 10 ton/ha. Variabel yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), panjang daun (cm), lebar daun (cm), jumlah anakan (batang/individu rumput), produksi segar batang dan daun (gram/petak), produksi bahan kering batang dan daun (gram/petak) rumput Meksiko (Euchlaena mexicana). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan sidik ragam (ANOVA) dan bila hasil yang didapatkan berbeda sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji lanjut duncan’s multiple range test (DMRT). Hasil penelitian pada P0 (89,1 cm) lebih rendah dibanding P1-P3 dengan kisaran 96,8-125,5 cm terhadap tinggi tanaman. P0 (76,8 cm) lebih rendah dibanding P1-P3 dengan kisaran 87,4-107,7 cm terhadap panjang daun. P0 (8,7 cm) lebih rendah dibanding P1-P3 dengan kisaran 8,9-9,5 cm terhadap lebar daun. P0 (1,5 batang) lebih rendah dibanding P1-P3 dengan kisaran 1,8-2,4 batang terhadap lebar daun. P0 (253,5 g/petak) lebih rendah dibanding P1-P3 dengan kisaran 328,0-486,3 g/petak terhadap produksi segar hijauan rumput Meksiko. P0 (68,9 g/petak) lebih rendah dibanding P1-P3 dengan kisaran 92,5-141,6 g/petak terhadap produksi bahan kering (BK). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk biogas (bio-slurry) dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun, produksi segar batang, produksi segar daun, dan produksi BK, namun tidak berbeda sangat nyata terhadap jumlah anakan. Pemberian dosis pupuk bio- slurry 5 ton/ha memberikan hasil terbaik pada pertumbuhan dan produksi rumput Meksiko (Euchlaena mexicana).

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 08 Nov 2019 04:27
Last Modified: 08 Nov 2019 04:27
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20354

Actions (login required)

View Item View Item