PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA PRODUKSI TELUR AYAM RAS PETELUR

Septiana, Septiana and Kususiyah, Kususiyah and Desia, Kaharuddin (2019) PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica) DALAM RANSUM TERHADAP PERFORMA PRODUKSI TELUR AYAM RAS PETELUR. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
skripsi lengkap.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Tepung kunyit (Curcuma domestica) adalah salah satu feed additive alami dalam memperbaiki performa unggas. Kunyit mempunyai kandungan utama yaitu kurkuminoid dan minyak atsiri yang memberikan warna kuning pada kunyit (Darwis, 1991). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan tepung kunyit dalam ransum terhadap performa produksi ayam ras petelur. Penelitian dilaksanakan pada 31 Oktober 2018-09 Januari 2019 di CZAL (Comercial Zone and Animal Laboratory) Jurusan Peternakan. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap 4 perlakuan 10 ulangan. Keempat perlakuan adalah P0=kontrol (tanpa tepung kunyit), P1=penggunaan tepung kunyit 0,75 %, P2=penggunaan tepung kunyit 1,5 %, P3=penggunaan tepung kunyit 2,25 %. Variabel yang diamati adalah konsumsi ransum, produksi berat telur, berat telur perbutir, jumlah produksi telur, persentase produksi telur, dan konversi ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung kunyit dalam ransum sampai 2,25% berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, produksi berat telur, persentase produksi telur dan konversi ransum namun berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap berat telur perbutir dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap jumlah produksi telur. Rataan konsumsi ransum berkisar 855,52-898,59 g/ekor/minggu. Produksi berat telur berkisar 311,33-328,93 g/minggu. Berat telur perbutir P0 (56,78 g) dan P2 (56,28 g) berbeda tidak nyata tetapi berbeda nyata (P<0,05) dengan P1 (59,74 g) dan P3 (60,40 g). Jumlah produksi telur P1 (41,70 butir), P2 (44,30 butir), dan P3 (41,50 butir) berbeda tidak nyata (P>0,05) tetapi berbeda nyata (P<0,05) dengan P0 (46,40 butir). Persentase produksi telur berkisar 74,07 %-81,79%. Konversi ransum berkisar 2,73-2,79. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung kunyit (Curcuma domestica) sampai level 2,25% dalam ransum ayam ras petelur tidak menurunkan konsumsi ransum, produksi berat telur, persentase produksi telur dan konversi ransum tetapi menurunkan jumlah produksi telur. Berat telur perbutir meningkat dengan meningkatnya level penggunaan tepung kunyit.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 08 Nov 2019 04:30
Last Modified: 08 Nov 2019 04:30
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20355

Actions (login required)

View Item View Item