ANALISIS LINGKUNGAN TERNAK KELINCI (Oryctolagus cuniculus) DENGAN PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL SCALLING DI KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG

Heven, Trio and Bieng, Brata and Sutriyono, Sutriyono (2019) ANALISIS LINGKUNGAN TERNAK KELINCI (Oryctolagus cuniculus) DENGAN PENDEKATAN MULTIDIMENSIONAL SCALLING DI KECAMATAN SELUPU REJANG KABUPATEN REJANG LEBONG. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lingkungan ternak kelinci yang berada di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong, dilakukan pada bulan Oktober sampai dengan November 2018 di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong. Variabel yang diamati ; identitas responden peternak, lingkungan ternak kelinci (dimensi ekologi, dimensi ekonomi, dimensi sosial budaya, dimensi teknologi dan budidaya, dimensi hukum dan kelembagaan). Data yang diperoleh ditabulasi dan disajikan dalam bentuk Tabel lalu dibahas secara deskriptif. Jumlah reponden yang diambil sebanyak 13 orang. Hasil penelitian analisis lingkungan ternak kelinci dengan pendekatan multidimesional scalling menunjukan hasil indeks keberlanjutan dimensi ekologi (65,5%), dimensi ekonomi (72,8%), dimensi sosial budaya (51,8%), dan dimensi teknologi budidaya (64,2%) dikategorikan baik dalam status keberlanjutannya. Dimensi hukum dan kelembagaan (48,58) dikategorikan buruk dalam status keberlanjutannya. Berdasarkan analisis keberlanjutan multidimensi menunjukan bahwa nilai indeks keberlanjutan peternakan kelinci sebesar 54,4% pada skala keberlanjutan 0-100%. Nilai indeks keberlanjutan peternakan kelinci sebesar 54,4% diperoleh dari nilai indeks keberlanjutan multidimensi yaitu dimensi ekologi, ekonomi, sosial budaya, teknologi dan budidaya, hukum dan kelembagaan. Nilai indeks keberlanjutan sebesar 54,4% menempatkan peternakan kelinci di Kecamatan Selupu Rejang Kabupaten Rejang Lebong dikategorikan baik dalam keberlanjutannya. Berdasarkan analisis laverage terhadap 34 atribut diperoleh 5 atribut sensitif dalam keadaan yang buruk sehingga perlu diperbaiki untuk peningkatan nilai indeks keberlanjutannya yaitu: (1) ketersedian bantuan modal usaha, (2) peranan pemerintah desa terhadap peternakan kelinci, (3) partisipasi masyarakat terhadap peternakan kelinci, (4) dukungan sarana prasarana kesehatan, keamanan, pendidikan, (5) pendidikan masyarakat.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 08 Nov 2019 04:47
Last Modified: 08 Nov 2019 04:47
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20360

Actions (login required)

View Item View Item