EVALUASI RESIDU PESTISIDA PADA MADU (Apis cerana)

Wahyuni, Wahyuni and Sutriyono, Sutriyono and Edi, Soetrisno (2019) EVALUASI RESIDU PESTISIDA PADA MADU (Apis cerana). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
YUYUN SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Penerapan sistem integrasi tanaman tidak bisa lepas dari pestisida. Namun, dengan adanya bahan aktif dan residu yang terkandung didalam pestisida, maka tanaman hortikultura pun akan terkena racun dari dampak tersebut sehingga lebah A.cerana yang di integrasi dengan tanaman itu akan ikut tercemar, sehingga madu yang dihasilkan dikhawatirkan tercemar oleh pestisida tersebut. Madu mengandung enzim invertase yang dapat mengikat gugus aktif pada pestisida sehingga kadar pestisida dalam madu menurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan pestisida dalam madu yang diberi insektisida organofospat didaerah holtikultura. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan dimulai pada bulan juni sampai bulan Juli 2018. Dilaksanakan di Laboratorium Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu dan uji kimia di Laboratorium Saraswati Indo Genetec (SIG). Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel di Desa Sumber Urip, Kabupaten Rejang Lebong dengan metode eksperimen dan dilaksanakan uji kimia di Laboratorium SIG, Bogor. Hasil analisis kandungan chlorpyriphos batas nilai deteksi tertinggi yang terdapat didalam chlorpyriphos pada hari ke-5 yaitu dengan rata-rata 40,2185 ppm. Menurun sesuai berjalannya waktu sehingga rata-ratanya dari 40,2185 ppm menjadi 27,9008 ppm pada hari ke-30, namun terjadi penurunan yang sangat drastis di hari ke-90 atau tepatnya ke-3 bulan yaitu dengan rata-rata 4,6685 ppm sehingga selisih antara rata-rata dari hari ke-30 dan hari ke-90 yaitu 16,2846 ppm. Propenofos rata-rata yang paling tinggi yaitu di hari ke-5 dengan nilai rata-rata 24,7654 ppm namun pada hari ke-30 nilai rata-ratanya turun sangat kecil yaitu dengan nilai 4.6685 ppm dan selisihnya yaitu 14,5695 ppm. Sedangkan pada hari yang ke-90 rata-rata cukup kecil dengan angka 0,1453 ppm dan selisih antara keduanya adalah 2,4069 ppm. Berdasarkan hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa madu yang dicampur dengan insektisida kelompok organofosfat memiliki kandungan residu yang menunjukkan adanya penurunan pada madu Apis cerana karena adanya pertambahan waktu dan juga terdapat reaksi kimia dan fisika pada madu yang di uji di laboratorium secara kimiawi.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Animal Science
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 08 Nov 2019 04:51
Last Modified: 08 Nov 2019 04:51
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20361

Actions (login required)

View Item View Item