PENGUJIAN DAYA REKAT LEM DARI TULANG IKAN TENGGIRI (FISH GLUE) TERHADAP KAYU

Abdurahman, Abdurahman and Pandu, Imam and Yazid, Ismi Intara (2019) PENGUJIAN DAYA REKAT LEM DARI TULANG IKAN TENGGIRI (FISH GLUE) TERHADAP KAYU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
SKRPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (798kB)

Abstract

Perekat dapat diartikan sebagai suatu bahan atau zat yang dapat meneyebabkan suatu benda melekat atau menempel pada benda lain.perekat mampu menggabungkan beberapa bahan, dari satu bahan kebahan yang lainnya dengan pengikat permukaan, sedangkan Perekat ikan (Fish glue), adalah bahan perekat yang berasal dari bagian ikan (kulit, daging, tulang), merupakan hasil ekstraksi kolagen, selanjutnya kolagen hidrolisis menjadi perekat yang larut dalam air panas, lem tulang ikan tenggiri adalah salah satu lem alternatif pengganti lem berbahan kimia seperti Lem Cyanocrylate, Lem Epoksidan lain-lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kekuatan rekat lem yang dibuat dari tulang ikan Tenggiri terhadap daya ikat lem pada Kayu Bawang. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu pada bulan Desember 2018 sampai bulan Februari 2019. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah tulang ikan tenggiri. Penelitian ini menggunakan Rancangan percobaan yang digunakan (metode sampling) dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) 2 faktorial.Faktor pertama adalah lama waktu ekstraksi dengan 2 taraf yaitu 2 jam dan 4 jam, Faktor kedua adalah suhu ekstraksi dengan 3 taraf yaitu 60-65oC, 70-75oC, dan 80-85oC. Hasil menunjukkan bahwa pada uji keteguhan rekat terdapat perbedaan yang nyata sedangkan pada perlakuan 4 jam dengan suhu 80-85oC dengan perlakuan 4 jam dengan suhu 70 – 75oC tidak terdapat perbedaan yang nyata. Pada uji kadar air, derajat keasaman, dan rendemen dengan lama waktu ekstraksi dengan tingi suhu ekstraksi menunjukan adanya perbedaan yang nyata, hal ini menunjukan lama waktu ekstraksi dengan tinggi suhu ekstraksi saling mempengaruhi, analisis biaya produksi pada pembuatan perekat tulang ikan tenggiri sebesar Rp. 844.739.44 /kg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Perlakuan yang berbeda waktu 2 jam dan 4 jam dengan suhu ekstraksi 60 – 65oc, 70 – 75oC, dan 80 – 85oC di dapat keteguhan rekat secara berturut – turut yaitu 0,05 kg/cm2, 0,21 kg/cm2, 0,37 kg/cm2, 1,07 kg/cm2, 1,27 kg/cm2 dan 1,23 kg/cm2 dengan kekuatan rekat yang terbaik pada perlakuan 4 jam dengan suhu ekstraksi 70 – 75oC dengan uji keteguhan rekat sebesar 1,27 kg/cm2.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Department of Industrial Technology of Agriculture
Depositing User: 163 Sugiarti Sugiarti
Date Deposited: 11 Nov 2019 05:38
Last Modified: 11 Nov 2019 05:38
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20364

Actions (login required)

View Item View Item