PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BARU PENGUKURAN POTENSI LIKUIFAKSI AKIBAT GEMPABUMI MENGGUNAKAN DATA MIKROTREMOR DAN DATA MASW

Farid, Mukhammad and lindung, Zaibuin Mase (2019) PENGEMBANGAN TEKNOLOGI BARU PENGUKURAN POTENSI LIKUIFAKSI AKIBAT GEMPABUMI MENGGUNAKAN DATA MIKROTREMOR DAN DATA MASW. Project Report. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Bengkulu, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Project Report)
3. pengembangan teknologi.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB) | Preview

Abstract

Likuifaksi yaitu berubahnya sifat tanah dari keadaan padat menjadi keadaan cair, yang disebabkan oleh beban siklik pada saat terjadi gempabumi, sehingga tekanan air pori meningkat melebihi tegangan efektif tanah. Semakin besar kekuatan gempabumi, akan semakin besar dampak likuefaksi yang diakibatkannya. Likuifaksi dapat menjadikan bangunan gedung, jembatan, jaringan listrik, rel kereta api, alat transportasi darat terperosok di dalam tanah. Dampak Likuifaksi tidak saja memberikan kerugian material, akan tetapi juga kerugian korban jiwa manusia. Secara teknik kebumian, likuifaksi dapat dideteksi dengan mengukur percepatan gerakan tanah maksimum (Peak Ground Acceleration) dan kecepatan gelombang geser (Vs30). Likuifaksi lebih sering terjadi pada daerah dengan kondisi bantuan berjenis pasir atau tanah liat. Pada jenis tanah ini kecepatan gelombang geser mengecil. Penelitian ini bertujuan memetakan potensi bahaya likuifaksi akibat gempabumi dengan mengembangkan teknologi baru menggunakan data mikrotremor dan data MASW. Lokasi .yang akan digunakan sebagai obyek penelitian adalah Kota Bengkulu yang merupakan daerah rawan gempabumi. Rangkaian penelitian sebelumnya telah menghasilkan shear strain di Kota Bengkulu. Shear strain merupakan salah satu indikator dampak yang ikut menentukan kadar kerusakan gedung dan infrastruktur ketika terjadi gempabumi. Shear strain mempunyai karakteristik merusak untuk wilayah yang berbatuan lunak dan sangat bergantung pada kondisi geomorfologi, sedangkan likuifaksi mempunyai karakteristik merusak untuk batuan yang datar dengan kondisi bawah permukaan yang berpasir dan tanah liat. Untuk memperoleh besaran likuifaksi selama ini digunakan data bor dan Percepatan Getaran Tanah Maksimum. Untuk penelitian ini akan digunakan data mkikrotremor dan data MASW (Multichannel Analysis of Surface Waves) di lokasi pengambilan data mikrotremor. Penelitian ini akan dilakukan selama 2 tahun. Tahun I langkah yang akan dilakukan meliputi (a) survei geologi, geomorfologi dan sebaran penduduk; (b) akuisisi data mikrotremor; (c) akuisisi data gempabumi sebagai data sekunder; (d). Pada tahun II langkah yang akan dilakukan meliputi: (a) validasi data mikrotremor; (b) akuisisi data Vs30; (c) akuisisi data geologi dan geomorfologi, serta mendata daerah yang pernah terkena likuifaksi. Hasil yang diharapkan pada Tahun I adalah diketahuinya sebaran daerah berpotensi likuifaksi berdasakkan data mikrotremor dan data historic gempabumi. Tahun II, adalah melakukan validasi sebaran daerah berpotensi likuifaksi dengan daerah yang benar-benar telah mengalami likiuifaksi saat terjadi gempabumi tahun 2000. Luaran yang ditargetkan pada Tahun I adalah publikasi internasional berindeks scopus (submit) dan keluaran tambahan adalah pemakalah pada seminar internasional. Keluaran pada Tahun II adalah publikasi internasional (publish), dan keluaran tambahan adalah pemakalah pada seminar internasional dan buku ajar (submit). Uraian TKT pada Tahun I adalah 5, dan pada Tahun II adalah 6.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: Q Science > QC Physics
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Physics Science
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 23 Jan 2020 12:06
Last Modified: 23 Jan 2020 12:06
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20396

Actions (login required)

View Item View Item