STRATEGI DAN MODEL TERPADU PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA

Abduh, Muhamad (2008) STRATEGI DAN MODEL TERPADU PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA. In: National Conference on Management Research 2008, 27 November 2008, Makassar.

[img]
Preview
Text (Proceeding)
National Conference on Management Research 2008.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (186kB) | Preview

Abstract

Sebagai upaya untuk membantu menanggulangi persoalan pengangguran terdidik, beberapa perguruan tinggi termasuk Universitas Bengkulu (UNIB) telah melaksanakan berbagai jenis kegiatan pembinaan kewirausahaan bagi mahasiswa dengan tujuan untuk membekali sekaligus merangsang agar mahasiswa untuk menjadi wira usaha yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Meski telah banyak upaya yang dilakukan, persoalan pengangguran terdidik kelihatannya masih menjadi isu sentral. Sehubungan dengan itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan dari kegiatan pembinaan dan merumuskan strategi dan model pembinaan yang lebih potensial untuk masa yang akan datang. Penelitian terapan ini menggunakan data primer yang dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara dan kuesioner. Data diolah dengan menggunakan beberapa metode kuantitatif dan kualitatif termasuk analisis deskriptif, SWOT, SatMax dan Interdependency Model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kegiatan pembinaan kewirausahaan mahasiswa telah mengalami banyak kemajuan yang ditunjukkan oleh beberpa indikator seperti: (a) semakin beragamnya jenis dan bentuk kegiatan pembinaan; (b) menjadikan kewirausahaan menjadi mata kuliah wajib; (c) meningkatnya jumlah dosen yang terlibat dalam pembinaan kewirausahaan; (d) besarnya minat mahasiswa untuk mengambil mata kuliah kewirausahaan; (e) semakin berkembangnya materi dan metoda perkuliahan kewirausahaan; dan (f) peningkatan prosentase mahasiswa yang berkeinginan untuk menjadi wirausaha. Meskipun begitu, ditemukan juga beberapa kelemahan seperti: (a) belum ada keseragaman dan standar minimum dalam materi, metode, dan target perkuliahan kewirausahaan di antara unit-unit pelaksana; (b) masih rendahnya kualitas materi, metode dan pencapaian yang ditargetkan dari pelaksanaan kuliah kewirausahaan bila dibandingkan dengan yang diharapkan oleh mahasiswa; (c) belum tersedia sarana dan mekanisme pembinaan lanjutan yang formal dan terstruktur pasca perkuliahan kewirausahaan; (d) masih lemahnya koordinasi antar pihak pihak yang tekait dalam pembinaan; dan (e) belum optimalnya pemberdayaan sumberdaya-sumberdaya yang tersedia. Berdasarkan hasil kajian tersebut, maka dirumuskan beberapa langkah strategis sebagai upaya untuk meningkatkan efektifitas pembinaan di masa mendatang, termasuk diantaranya: (a) menentukan standar minimum dan acuan tentang materi, metode, dan target kuliah kewirausahaan; (b) meningkatkan kualitas pelaksanaan kuliah kewirausahaan terutama yang berkaitan dengan materi, metode dan target perkuliahan; (c) meningkatkan nilai manfaat dari fasilitas-fasiltas pendukung yang sudah ada; (d) meningkatkan koordinasi dan sinergi antar pihak-pihak terkait baik yang berada dalam lingkungan universitas maupun yang dari luar; dan (d) mendirikan sebuah pusat pembinaan terpadu dengan menggunakan konsep inkubator bisnis.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Economy > Department of Management
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 15 Jan 2020 03:36
Last Modified: 15 Jan 2020 03:36
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20548

Actions (login required)

View Item View Item