ANALISIS KEKERABATAN GENETIK DNA MITOKONDRIA (mtDNA) SITOKROM (Cyt) b PADA GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumateranus Temminck, 1847)DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) SEBLAT BENGKULU UTARA

ANGGRAINI, MONICA and Sipriyadi, Sipriyadi and Choirul, Muslim (2019) ANALISIS KEKERABATAN GENETIK DNA MITOKONDRIA (mtDNA) SITOKROM (Cyt) b PADA GAJAH SUMATERA (Elephas maximus sumateranus Temminck, 1847)DI KAWASAN TAMAN WISATA ALAM (TWA) SEBLAT BENGKULU UTARA. Undergraduated thesis, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

[img] Archive (Thesis)
SKRIPSI MONICA ANGGRAINI (F1D015007).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

ai terancam kelestariannya. Salah satu tempat konservasi gajah Sumatera di Bengkulu adalah Taman Wisata Alam Seblat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekerabatan gajah Sumatera (Elephas maximus sumateranusTemminck, 1847) berdasarkan analisis kekerabatan genetik DNA mitokondria (mtDNA) Sitokrom (Cyt) bdi kawasan Taman Wisata Alam Seblat, Bengkulu Utara. Sampel darah diambil dari 11 gajah pelatihan di Taman Wisata Alam (TWA) Seblat yang kemudian diekstraksi menggunakan protokol DNA Geneaid Blood and Tissue Minit Kit. Amplifikasi menggunakan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan menggunakan primer MDLseq-1dan MDLseq-2. Hasil PCR kemudian dielektroforensis dengan menggunakan gel agrarose 1 % dan dilanjutkan dengan tahap sequencing. DNA hasil sekuensing dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak MEGA (Molecular Evolutionary Genetics Analysis) X, untuk melakukan penggabungan sekuen forward dan reverse.Konstruksi pohon filogenetik menggunakanNeighbourJoining Programsdengan metode bootstrap (nilai bootstrap 1000x). Hasil sekuens gen sitokrom (Cyt)b disejajarkan (alignment) dengan data simpanan di GeneBank menggunakan program National Centre Biotechnology International (NCBI) Basic Local Alignment Search Tool (BLAST). Hasil analisis dengan menggunakan BLAST diketahui bahwa kesebelas gajah Sumatera (Elephas maximus SumateranusTemminck, 1847) pelatihan di TWA SEBLAT memiliki homologi yang tinggi dengan gajah Asia (Elephas Maximus) berdasarkan data base Genbank. Hasil pensejajaran sebelas gen sitokrom (Cyt) bparsial pada gajah Sumatera (Elephas maximus sumateranusTemminck,1847) dengan data dari Genbank diketahui terdapat dua puluh lima situs nukleotida yang beragam yang disebabkan karena terjadinya mutasi gen berupa substitusi transisi dan transversi. Kontruksi pohon filogenetik sebelas sampel gajah Sumatera (Elephas maximus SumateranusTemminck, 1847) pelatihan di TWA SEBLAT diketahui memiliki hubungan kekerabatan genetik yang tinggi antara sesamanya ditunjukkan dengan nilai persen kesamaan yang berkisar antara 99-100%. Kata kunci:Gajah Sumatera, DNA mitokondria (mtDNA), sitokrom (Cyt) b

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science
Depositing User: 022 Lili Haryanti
Date Deposited: 11 Mar 2020 04:43
Last Modified: 11 Mar 2020 04:43
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/20885

Actions (login required)

View Item View Item