STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING TOKO CITRA RASA DALAM MENJUAL MAKANAN KHAS BENGKULU

Yuliani , Rosi and Seprianti, Eka Putri (2009) STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING TOKO CITRA RASA DALAM MENJUAL MAKANAN KHAS BENGKULU. Undergraduated thesis, Fakultas Ekonomi UNIB.

[img] Text
ROSI YULIANI FE-2.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (689kB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat Toko Cita Rasa dalam menjual produk makanan khas Bengkulu, dan (2) Mengetahui strategi yang digunakan oleh Toko Citra Rasa dalam menjual produk makanan khas Bengkulu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif deskritif yang merupakan penelitian terhadap masalah-masalah berupa fakta-fakta saat ini dari suatu fenomena tertentu. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara mendalam. Sebagai penunjang dimanfaatkan data sekunder yang diperoleh berupa informasi dan data dan laporan, referensi serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Subjek penelitian ini adalah pemilik toko Cita Rasa Bengkulu dan beberapa orang pemilik pesaing toko Cita Rasa, yakni toko Sari Rasa, toko Murni Rasa, toko Ratu Samban, dan toko Jowewada. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh faktor-faktor yang mendukung pengembangan toko Cita Rasa adalah: 1) Semangat pemilik usaha yang masih ada walaupun di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, 2) Makanan khas Bengkulu adalah warisan budaya turun-temurun, sehingga masih akan terus eksis, walaupun sedikit jumlahnya; 3) Dukungan pemerintah daerah atas pengembangan usaha makanan khas Bengkulu; 4) Dibukanya bazar-bazar untuk produk-produk khas Bengkulu, telah memberi kesempatan kepada para pemilik usaha makanan khas untuk memperkenalkan hasil usahanya; dan 5) Semangat para pengrajin untuk terus bekerja, walaupun hanya berorientasi pada penghasilan, namun memberikan andil yang cukup besar dalam pengembangan usaha makanan khas Bengkulu. Sedangkan faktor penghambatnya adalah : 1) Faktor ekonomi yakni situasi ekonomi global yang tidak pasti dan tidak dapat diprediksi oleh para pengusaha makanan khas; 2) Faktor permodalan, di mana para pemilik usaha kesulitan dalam memperoleh pinjaman modal untuk mengembangkan usaha; 3) Kurang kompaknya para pengrajin (pemilik usaha) sehingga terjadi persaingan tidak sehat antar usaha; 4) Konsumen bersifat acidentil dan tidak tetap dalam jumlah pembeliannya; 5) Dukungan pemerintah daerah yang dirasakan masih minim; 6) Cipta rasa makanan khas kurang inovatif; dan 7) Terbatasnya tenaga terampil. Sedangkan strategi bersaing yang dilakukan oleh Toko Cita Rasa adalah strategi marketing mix.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economy > Department of Development Economics
Depositing User: 012 Adek Adek
Date Deposited: 28 Nov 2013 22:57
Last Modified: 28 Nov 2013 22:57
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/2252

Actions (login required)

View Item View Item