KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM BUDAYA MASYARAKAT (ANALISIS MODEL PESAN TWO WAY ASYMMETRICAL PADA LEMBAGA ADAT)

Hadiprashada, Dhanurseto and Dwi, Aji Budiman (2019) KOMUNIKASI LINGKUNGAN DALAM BUDAYA MASYARAKAT (ANALISIS MODEL PESAN TWO WAY ASYMMETRICAL PADA LEMBAGA ADAT). Jurnal Komunikasi, 11 (2). pp. 213-222. ISSN 2085-1979

[img] Text (Article)
Jurnal UNTAR.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (352kB)

Abstract

Belum terdatanya seluruh potensi nilai budaya di Pulau Sumatera secara khusus memberikan hambatan tersendiri bagi masyarakat. Khususnya dalam pola penyampaian pesan dalam proses komunikasi. Kondisi ini memberikan banyak ruang dalam pemahaman atas regulasi terkait nilai budaya tersebut. Hambatan ini dapat terjadi dalam berbagai tingkatan. Seperti dalam regulasi sistem pemerintahan, di tingkat kabupaten, provinsi dan pada lembaga-lembaga adat yang ada di setiap provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terkait model pesan dalam menciptakan sinergisitas pola komunikasi lingkungan dalam kearifan budaya masyarakat di Provinsi Bengkulu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kasus dalam penelitian kualitatif. Prosedur pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu mengambil semua informasi yang sesuai dengan kriteria tertentu, dengan menggunakan pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Wawancara mendalam dilakukan kepada informan yaitu, Badan Musyawarah Adat, (BMA) yang menangani permasalahan adat istiadat di Provinsi Bengkulu dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) wilayah Bengkulu yang merupakan organisasi masyarakat yang fokus dalam masalah adat dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pesan two way asymmetrical yang terjadi dalam satu proses, ternyata dapat menciptakan pola hubungan antara lingkungan, dan komunikasi. Model pesan ini secara langsung melihat lingkungan menjadi sebuah objek yang penting. Lingkungan menjadi sebuah model pembentukan pesan yang bersifat informatif bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas terkait informasi yang sedang mereka terima. Proses pada telaah pesan, nilai- nilai budaya masyarakat ternyata dapat merevitalisasikan budaya itu sendiri dalam proses pembentukan pesan yang telah tersampaikan. Hal ini yang menyebabkan adanya pemaknaan simbolik dalam kearifan komunikasi dalam lingkungan masyarakat.

Item Type: Article
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Communication
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 25 Aug 2021 15:17
Last Modified: 25 Aug 2021 15:17
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/22777

Actions (login required)

View Item View Item