KOMUNIKASI PEMBANGUNAN ETNOGRAFI MASYARAKAT ADAT REJANG DI KABUPATEN LEBONG (STUDI PEMETAAN SITUS KERAMAT DAN PENGETAHUAN ASLI PENGOBATAN MASYARAKAT)

Hadiprashada, Dhanurseto and Fahmi, Arisandi and Arafik, Trisno (2021) KOMUNIKASI PEMBANGUNAN ETNOGRAFI MASYARAKAT ADAT REJANG DI KABUPATEN LEBONG (STUDI PEMETAAN SITUS KERAMAT DAN PENGETAHUAN ASLI PENGOBATAN MASYARAKAT). In: KOMUNIKASI PEMBANGUNAN Etnografi Masyarakat Adat Rejang di Kabupaten Lebong (Studi Pemetaan Situs Keramat dan Pengetahuan Asli Pengobatan Masyarakat). ELMARKAZI, pp. 1-9. ISBN 978-623-331-153-3

[img] Text (Book Section)
NASKAH KOMUNIKASI PEMBANGUNAN.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)
Official URL: http://www.elmarkazi.com

Abstract

Secara kesejarahan, Kabupaten Lebong memiliki nilai-nilai kearifan yang dimiliki oleh suku rejang. Hal ini secara khusus telah di tuangkan dalam Peraturan Daerah No 4 Tahun 2017 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Rejang. Kondisi ini berbanding lurus dengan visi misi kepala daerah di Kabupaten Lebong dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Tahun 2016-2021. Berdasar atas fungsi wilayah, tentunya akan memberikan banyak peluang bagi masyarakat adat Rejang untuk dapat memetakan lebih lanjut kearifan budaya dan pengetahuan yang dimilikinya. Secara khusus, berdasarkan Undang-Undang (UU) No 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan daerah. Masyarakat adat Rejang di Kebupaten Lebong, Provinsi Bengkulu dapat mulai untuk mengembangkan konsep komunikasi pembangunan masyarakat dalam memetakan dan mendeskripsikan potensi budaya yang telah dimiliki. Akan tetapi, pada proses pembangunan yang dilakukan justru potensi nilai-nilai budaya dan pengetahuan asli yang dimiliki oleh masyarakat adat Rejang dalam kehidupan mereka sehari hari cenderung belum terakomodasi dengan baik. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menggali, mendata dan mendokumentasikan situs keramat / wisata religi terbatas masyarakat adat Rejang Kabupaten Lebong dan mengidentifikasi, mendata dan mendokumentasikan pengobatan masyarakat adat Rejang Kabupaten Lebong. Pendekatan penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 objek fisik yang layak untuk dilakukan rencana tindak lanjut pengembangan situs keramat/ wisata religi terbatas meliputi, Keramat Bukit Resam “Tuan Rajo Bitang”, Ajai Malang (Petulai Selupuh Lebong), Tepat Taukem Tes (Tuan Tahta Tunggal Terguling Sakti), Keramat Ulau Du’es, Keramat Lebong (Kyai Haji Ki Pandan), Keramat Bingin Kuning (Petulai Tubei Suku VII), Makam Keramat Tuan Ki Diwo, Makam Keramat Rio Stanggei Panjang, dan Keramat “Tuan Rajo Bitang” Plabai. Selanjutnya, diperlukan riset lanjutan dalam menggali pengetahuan pengobatan tradisional yang dijalankan oleh T’wan Anok Langia dengan berbagai metode yang tentunya butuh pendokumentasian lebih empiris terkait jenis tanaman yang digunakan.

Item Type: Book Section
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Communication
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 16 Oct 2021 13:35
Last Modified: 16 Oct 2021 13:35
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23034

Actions (login required)

View Item View Item