ANALISIS PEMBERIAN INSENTIF PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KAUR

Sapuan, and Kartika, Titiek and Bangsu, Tamrin (2021) ANALISIS PEMBERIAN INSENTIF PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) KAUR. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
THESIS SAPUAN.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pemberian insentif perawat yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur dan mengetahui dan menganalisis perhitungan besaran hambatan pemberian insentif perawat yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah RSUD) Kaur. Dalam rangka memperoleh jawaban terhadap permasalahan-permasalahan tentang pemberian insentif , maka dalam penelitian ini menggunkan jenis penelitian kualitatif. informan dari penelitian ini sebanyak 10 (Sepuluh) orang yang terdiri dari 6 (Enam) orang manajemen, 2 (Dua) orang kepala ruang rawat inap dan 2 (Dua) orang staf ruang rawat inap. Penentuan informan penelitian menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian : 1) Rasa keadilan yang dirasakan oleh perawat ruang rawat inap tentang perhitungan besaran insentif mereka terima belum berlaku. Hal ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur belum perhitungkan prestasi kerja, jenis pekerjaan atau uraian tugas, risiko pekerjaan dan jabatan dalam menentukan besaran insentif perawat. 2) Perhitungan layak dan wajar insentif yang diterima oleh perawat yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur belum optimal. Hal ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) belum menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga perhitungan besaran insentif masih terpaku dengan dana yang diberikan oleh Pemerintah Daerah. 3) Waktu pembayaran insentif yang diterima oleh perawat ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur belum teratur. Hal ini karena pihak manajemen sebagai pengambil kebijakan yaitu Direktur, Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Kepala Subbidang Pelayanan Medik tidak baik. Hal ini pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) hanya mementingkan kepentingan sendiri artinya tidak melihat kebutuhan dan kesejahteraan stafnya. Saran : 1) Perlunya Perlunya mempertimbangkan besaran insentif dengan dasar aspek prestasi kerja, jenis kerja atau uraian tugas, risiko pekerjaan dan jabatan tenaga medis khususnya perawat yang bekerja di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur sebab perawat yang bekerja di ruang rawat inap adalah ujung tombak pelayanan 24 jam. 2) Perlunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur advokasi sesegera mungkin untuk menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kaur menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga sistem keuangan dapat dikelola oleh pihak Rumah Sakit sendiri. 3) Perlunya pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebagai pengambil kebijakan tidak mementingkan kepentingan sendiri yang dapat merugikan kepentingan stafnya.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Ilmu Admiinistrasi
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 18 Nov 2021 15:09
Last Modified: 18 Nov 2021 15:09
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23083

Actions (login required)

View Item View Item