INTERAKSI SOSIAL ANTAR NARAPIDANA DALAM STATUS TAHANAN PENDAMPING (TAMPING) (Studi Kasus Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu)

Hutabarat, Lega Valentine and Yunilisiah, Yunilisiah and Siregar, Rosi L.V (2021) INTERAKSI SOSIAL ANTAR NARAPIDANA DALAM STATUS TAHANAN PENDAMPING (TAMPING) (Studi Kasus Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
Skripsi Lega Valentine Hutabarat pdf.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Interaksi sosial merupakan proses dimana orang-orang baik secara individu maupun secara kelompok menjalin kontak, berkomunikasi serta saling mempengaruhi baik dalam pikiran maupun tindakan. Interaksi sosial yang melandasi proses sosial dalam kehidupan bersama tersebut, bisa kita lihat pada hubungan antar individu, antara individu dengan kelompok atau juga antar kelompok. Ada beberapa kelompok yang bisa kita temui di dalam kehidupan kita bersama. Salah satunya adalah kelompok yang terbentuk karena dilandaskan oleh tujuan yang sama, atau kelompok yang secara paksa dibuat dalam satu tempat akibat telah melanggar hukum seperti narapidana. Penelitian yang dilaksanakan bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi sosial antar narapidana dalam status tahanan pendamping. Penelitian ini melibatkan lima orang informan yang dipilih secara purposive, yang mewakili narapidana tahanan pendamping dan petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa, interaksi sosial yang terjadi antar narapidana tahanan pendamping di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bentiring Kota Bengkulu telah berjalan dengan baik, dan mengarah ke proses asosiatif. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar: 1) Diharapkan bagi pihak Lapas dapat selalu memantau aktivitas yang terjadi antar narapidana dalam status tamping agar interaksi sosial dalam bentuk proses asosiatif ini dapat terus berlangsung; 2) Diharapkan bagi narapidana dalam status tamping agar dapat saling menghargai perbedaan yang terjadi agar selalu terciptanya suasana yang tentram dan damai antar para narapidana tahanan pendamping

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Social Welfare
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 21 Nov 2021 16:05
Last Modified: 21 Nov 2021 16:05
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23118

Actions (login required)

View Item View Item