MODAL SOSIAL SEBAGAI STRATEGI KETAHANAN EKONOMI KELUARGA PETANI KARET (Studi Kasus Desa Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan)

Gustika, Melsa and Suparman, and Yunilisiah, Yunilisiah (2021) MODAL SOSIAL SEBAGAI STRATEGI KETAHANAN EKONOMI KELUARGA PETANI KARET (Studi Kasus Desa Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
SKRIPSI - MELSA GUSTIKA (D1A016030).pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (6MB)

Abstract

Petani karet adalah seorang petani yang melakukan usaha di bidang pertanian yaitu mengusahakan tanaman karet, dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian besar masyarakat di Desa Talunan Maju bekerja sebagai petani karet untuk memenuhi kebutuhan hidup pada hasil sadap karet. Pada saat harga karet turun, musim penghujan dan musim kemarau petani karet mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehingga ketahanan ekonomi keluarga petani karet terganggu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut petani karet memanfaatkan modal sosial adalah sumber daya yang digunakan oleh seseorang atau kelompok yang bekerjasama dalam mencapai tujuan dari tindakan tertentu dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan atau menggambarkan kekuatan modal sosial sebagai strategi ketahanan ekonomi keluarga petani karet di Desa Talunan Maju. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 10 informan yang bekerja sebagai petani karet didesa Talunan Maju yang dipilih melalui teknik purposive serta pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil pada penelitian ini menggambarkan bahwa nilai, norma sosial, kepercayaan, partisipasi dalam jaringan, timbal balik dan tindakan proaktif merupakan aspek modal sosial yang digunakan petani karet dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga. Modal sosial petani karet ini bersumber dari dalam anggota keluarga itu sendiri dan antar keluarga di Desa Talunan Maju. Modal sosial ini yang dijadikan kekuatan oleh petani karet ketika mengalami kesulitan ekonomi. Modal sosial ini tercipta karena adanya hubungan baik dan kerjasama yang baik. Dapat disimpulkan bahwa modal sosial memberikan dampak positive bagi masyarakat petani di Desa Talunan Maju, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Social Welfare
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 21 Nov 2021 16:05
Last Modified: 21 Nov 2021 16:05
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23120

Actions (login required)

View Item View Item