PENERIMAAN DIRI ANAK YATIM DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) ASRAMA YATIM AL-FIDA KOTA BENGKULU

Ivani, Ragil Cahaya and Bangsu, Tamrin and Darubekti, Nurhayati (2021) PENERIMAAN DIRI ANAK YATIM DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK (LKSA) ASRAMA YATIM AL-FIDA KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
RAGIL CAHAY IVANI - SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Penerimaan diri adalah salah satu aspek yang penting pada seseorang, dengan adanya penerimaan diri seseorang akan mampu mengaktualisasikan segala potensi yang dimilikinya. Anak yatim yang telah kehilangan peran ayah memiliki problematika pada dirinya dan berpengaruh terhadap perkembangan penerimaan diri anak yatim. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penerimaan diri anak yatim di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) asrama yatim Al�fida Kota Bengkulu dengan menggunakan metode peneltian kualitatif. Informan berjumlah delapan orang, satu orang pengurus, satu orang pekerja sosial anak, dan enam orang merupakan anak yatim, informan ini dibentuk melalui teknik purposive sampling. Penerimaan diri anak yatim dalam penelitian ini melalui tujuh aspek yakni perasaan sederajat, percaya kemampuan diri, bertanggungjawab, orientasi keluar diri, berpendirian, menyadari keterbatasan dan sifat kemanusiaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerimaan diri pada anak yatim di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) asrama yatim Al-fida sudah cenderung memenuhi aspek penerimaan diri, dimana informan sudah sadar dengan dirinya dan karakteristiknya sehingga dapat mengaktualisasi potensi dan berfungsi sosial dengan baik yaitu anak telah memiliki perasaan sederajat dengan cara menghargai diri sendiri dan orang lain serta sadar dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki, percaya diri pada kelebihan yang dimilikinya sebagai bekal masa depan dan mampu mengerjakan tugas dengan kemampuan sendiri, dapat bersikap bertanggungjawab kepada tuhan, sesama manusia dan dirinya sendiri, serta dapat menyikapi suatu kritikan sebagai pembelajaran, memiliki sikap toleransi, mengerti akan dampak jika tidak memiliki sikap toleransi, dan dapat menjalankan sikap toleransi dengan cara menerima, dan tidak menggunjing, memiliki sikap berpendirian yakni mampu memutuskan suatu hal bagi dirinya sendiri dan mampu menyikapi suatu hal yang tidak sesuai dengan harapan, menyadari keterbatasan dengan menerima keadan dirinya sebagai anak yatim dan tidak menyalahkan diri sendiri jika menghadapi suatu hal yang tidak sesuai dengan harapan, dan menerima sifat kemanusiaan dengan kesadaran akn hal yang membuat bahagia yakni mempunyai banyak teman di asrama, sedih ketika rindu orangtua, cemas ketika setor hafalan al-qran, takut ketika dipanggil ustad, dan marah jika di ejek.Kesimpulan yang di dapatkan ialah bahwa penerimaan diri anak yatim di Lembaga Kesejahateraan Sosial Anak (LKSA) asrama yatim Al- fida cenderung positif atau baik. Pihak asrama kedepannya dapat merancang program guna meningkatkan penerimaan diri pada anak agar kedepannya anak dapat mengembangkan potensinya sehingga dapat berfungsi sosial dengan baik.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Social Welfare
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 21 Nov 2021 16:05
Last Modified: 21 Nov 2021 16:05
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23125

Actions (login required)

View Item View Item