KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA (Studi Deskriptif Kualitatif pada Pasien Perempuan Usia Millenial di Ruang Anggrek RSKJ Soeprapto Bengkulu)

Busainah, Desy and Adhrianti, Lisa and Saragih, Rasianna Br. (2021) KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN SKIZOFRENIA (Studi Deskriptif Kualitatif pada Pasien Perempuan Usia Millenial di Ruang Anggrek RSKJ Soeprapto Bengkulu). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
SKRIPSI DESY BUSAINAH D1E016045 FINAL.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip dasar komunikasi terapeutik oleh perawat pada pasien perempuan penderita skizofrenia serta bentuk penyimpangan komunikasi pasien yang terjadi dan cara perawat mengatasinya di RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu. Penelitian ini menggunakan teori relationship yang terdiri atas dua hal yakni teori komunikasi yang pragmatis dan teori persepsi antar pribadi untuk menganalisa proses komunikasi terapeutik yang dilakukan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan perawat telah menerapkan prinsip-prinsip dasar komunikasi terapeutik yakni Komunikasi Berorientasi pada Proses Percepatan Kesembuhan, Komunikasi Terstruktur dan Direncanakan, Komunikasi Terjadi dalam Konteks Topik, Ruang, dan Waktu, Komunikasi Memperhatikan Kerangka Pengalaman Pasien, Komunikasi Memerlukan Keterlibatan Maksimal dari Pasien dan Keluarga, Keluhan Utama sebagai Pijakan Pertama dalam Komunikasi. Perawat beranggapan bahwa BHSP (Bina Hubungan Saling Percaya) merupakan kunci dalam pemulihan pasien, hal ini dapat terwujud dengan melakukan komunikasi yang baik terhadap pasien. Komunikasi berlangsung secara bertahap agar pasien mau membuka diri kepada perawat secara perlahan. Sayangnya, dalam proses tersebut keterlibatan keluarga sangatlah minim. Meski komunikasi telah terstruktur dan direncanakan, ditemukan penyimpangan komunikasi pasien dalam bentuk resistensi diri. Perawat berusaha mengatasinya dengan melakukan komunikasi yang intensif baik secara verbal maupun nonverbal dengan tingkat kesabaran yang tinggi.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Communication
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 22 Nov 2021 14:09
Last Modified: 22 Nov 2021 14:09
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23136

Actions (login required)

View Item View Item