PENGARUH PEMBERIAN PROPOLIS PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR YANG DIINDUKSI CISPLATIN

Pratama, Sintia Putri and Sari, Kartika and Taurina, Hilda (2021) PENGARUH PEMBERIAN PROPOLIS PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR YANG DIINDUKSI CISPLATIN. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text
Naskah Skripsi Sintia Putri Pratama H1A015049.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar belakang: Cisplatin mengakibatkan terjadinya hepatotoksisitas dan perubahan dalam struktur histologi hepar melalui peningkatan stres oksidatif hepar dan akumulasi neutrofil. Propolis adalah bahan alami yang melimpah di alam dan memiliki aktivitas hepatoprotektif melalui mekanisme antioksidan pada flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian propolis terhadap gambaran histopatologi hepar pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan yang telah diinduksi cisplatin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental post test only control group design. Subjek penelitian yang digunakan adalah tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Wistar berjumlah 25 ekor yang dibagi ke dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (P0), kelompok kontrol positif (P1) diinduksi cisplatin 5 mg/kgBB, kelompok perlakuan 1 (P2) diinduksi cisplatin 5 mg/kgBB dan propolis 50 mg/kgBB, kelompok perlakuan 2 (P3) diinduksi cisplatin 5 mg/kgBB dan propolis 100 mg/kgBB, kelompok perlakuan 3 (P4) diinduksi cisplatin 5 mg/kgBB dan propolis 200 mg/kgBB. Kelompok P0 diberi aquadest selama masa perlakuan. Kelompok P1,P2, P3 dan P4 diberi cisplatin 5 mg/kgBB dosis tunggal secara intraperitoneal (i.p) hanya pada hari pertama perlakuan. Kelompok P1 diberi aquadest dari hari ke-2 hingga akhir masa perlakuan. Kelompok P2, P3 dan P4 diberikan propolis selama 7 hari. Pada hari ke-12 tikus di laparotomi dan dilakukan pembuatan preparat histopatologi hepar. Histopatologi hepar dinilai dengan menggunakan skor Manja Roenigk. Data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis dan uji Post Hoc Mann-Whitney. Hasil Penelitian: Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukan terdapat perbedaan skor histopatologi hepar yang bermakna antar kelompok dengan nilai p yaitu 0,001. Hasil uji Post Hoc Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan bermakna P0 terhadap P1, P2, dan P3 yang berarti pemberian cisplatin 5 mg/kgBB dapat merusak hepar ditinjau dari gambaran histopatologi. Perbedaan antara P1 dengan P4 menunjukkan bahwa pemberian propolis 200 mg/kgBB dapat memperbaiki kerusakan hepar akibat induksi cisplatin 5 mg/kgBB. Kesimpulan: Cisplatin menyebabkan kerusakan hepar tikus wistar dinilai dari gambaran histopatologi. Pemberian propolis dosis 200 mg/kgBB memiliki perbedaan bermakna secara statistik. Berdasarkan gambaran histopatologi pemberian propolis dosis bertingkat 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, 200 mg/kgBB dapat memperbaiki kerusakan hepar akibat induksi cisplatin 5 mg/kgBB.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Faculty Of Medicine > Department Of Medical Science
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 06 Dec 2021 14:27
Last Modified: 06 Dec 2021 14:27
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23186

Actions (login required)

View Item View Item