PERAN KADER KESEHATAN DALAM MENGIMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU BALITA DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Posyandu Garuda Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan)

Yolanda, Fiorensi and Hanum, Sri Handayani and Nopianti, Heni (2021) PERAN KADER KESEHATAN DALAM MENGIMPLEMENTASI PROGRAM POSYANDU BALITA DI MASA PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus Posyandu Garuda Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text
SKRIPSI FIORENSI YOLANDA.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui peran kader kesehatan dalam mengimplementasikan program posyandu balita di masa pandemi Covid-19 di Posyandu Garuda Kelurahan Tanjung Enim Kecamatan Lawang Kidul Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan. Posyandu Garuda melayani pemeriksaan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Fokus kajian diarahkan pada pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kader kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu dan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan informan dipilih secara purposive sampling meliputi para kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan pengunjung posyandu. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang kemudian di analisis dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dengan berupaya mencari makna melalui telaah analisis teori Fungsionalisme Struktural Talcott Parson. Penelitian menghasilkan informasi bahwa peran kader kesehatan dalam mengimplementasi program posyandu balita di masa pandemi Covid-19 mengalami perubahan subtantif dan administratif. Perubahan subtantif tersebut ialah kader kesehatan menjadi lebih proaktif dalam menjalankan perannya untuk mengajak para ibu ikut berpartisipasi dalam kegiatan posyandu melalui media sosial dan kunjungan dari rumah ke rumah terhadap balita. Perubahan administratif meliputi modifikasi pelaksanaan pelayanan kesehatan balita dengan menggunakan sistem antrian dan jumlah maksimal pengunjung posyandu di dalam ruang pemeriksaan yaitu 5 orang serta menerapkan aturan protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak dan tidak membuat kerumunan. Berdasarkan fungsi dan peran kader kesehatan terdapat 3 peran yang dapat terlaksana dimasa pandemi Covid-19 yaitu kader kesehatan sebagai pelayan kesehatan, kader kesehatan sebagai penyuluh kesehatan, kader kesehatan sebagai penggerak masyarakat dan pemantau kegiatan posyandu. Peran yang tidak dapat dilaksanakan oleh kader kesehatan dimasa pandemi Covid-19 ialah kader kesehatan sebagai pemberdayaan masyarakat. Kegiatan pemberdayaan tersebut memiliki beberapa kendala seperti sangat sedikitnya jumlah kader aktif, kurangnya dukungan dari lembaga atau organisasi lain di Kelurahan Tanjung Enim, dan kurangnya partisipasi masyarakat terkait pemberdayaan.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Sociology
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 06 Dec 2021 14:30
Last Modified: 06 Dec 2021 14:30
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23218

Actions (login required)

View Item View Item