REDUPNYA GERAKAN MAHASISWA (Studi Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Bengkulu)

Hutapea, Hosani Ramos and Hanum, Sri Handayani and Nopianti, Heni (2021) REDUPNYA GERAKAN MAHASISWA (Studi Organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Bengkulu). Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text
Skripsi .pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian bertujuan mendeskripsikan fenomena redupnya gerakan mahasiswa yang terjadi di Organisasi Ekstra Kampus Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Bengkulu. Penelitian dilakukan untuk mendeskripsikan latar belakang terjadi redupnya gerakan mahasiswa dilihat dari fenomena aksi demonstrasi atau menyampaikan pendapat dimuka umum. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan eksplanasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi partisipatif dan wawancara untuk mendapatkan informasi tentang latar belakang redupnya gerakan mahasiswa yang terjadi di GMKI Cabang Bengkulu. Dalam penelitian ini terdapat dua teori sebagai alat analisis dan telaah fakta lapangan yaitu Teori Proses Politik oleh Douglas Mcadam dan Teori Fungsionalisme Struktural oleh Talcott Parsons dan Robert.K Merton. Dengan kedua teori tersebut dijelaskan bahwa gerakan mahasiswa meredup karena adanya faktor internal organisasi dan kondisi sosial politik yang saling mempengaruhi satu dengan yang lainnya. Sumber data diperoleh dari anggota GMKI cabang Bengkulu dan juga anggota OKP Cipayung Bengkulu yaitu HMI, PMII, PMKRI, sebagai pelaku-pelaku aksi demonstrasi yang dihasilkan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menghasilkan informasi bahwasannya saat ini gerakan mahasiswa sedang mengalami keredupan terkhusus di organisasi GMKI cabang Bengkulu, faktanya dilihat dari frekuensi dilaksanakannya aksi demonstrasi GMKI cabang Bengkulu mulai dari tahun 2014-2019 mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan menurunnya kualitas kader dalam segi kesadaran akan kondisi lingkungan sosial, terjadinya pergeseran orientasi berGMKI sehingga profil kader yang berspiritualitas, berintegritas dan profesional memudar. Sistem pengkaderan yang sifatnya seremonial dan formalitas menjadi faktor utama dari degradasi identitas kader. Kemudian, peluang politik seperti demokrasi, kebijakan-kebijakan politik yang tidak ramah rakyat yang ada di Bengkulu tidak dioptimalkan untuk melakukan gerakan dalam rangka mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan keutuhan ciptaan, dan demokrasi di Indonesia dengan berlandaskan kasih.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Sociology
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 06 Dec 2021 14:30
Last Modified: 06 Dec 2021 14:30
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23219

Actions (login required)

View Item View Item