PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DENGAN METODE NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX, NORMALIZED DIFFERENCE WATER INDEX DAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( STUDI KASUS : KOTA BENGKULU )

HERNOZA, FRANKY and Susilo, Boko and Erlansari, Aan (2020) PEMETAAN DAERAH RAWAN BANJIR MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DENGAN METODE NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX, NORMALIZED DIFFERENCE WATER INDEX DAN SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING ( STUDI KASUS : KOTA BENGKULU ). Undergraduated thesis, Fakultas Teknik.

[img] Text (Thesis)
BISMILLAH-SKRIPSI.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Kota Bengkulu merupakan salah satu daerah yang terancam bencana banjir, dikarenakan kota Bengkulu berada pada elevasi antara 0 – 16 m dpl dengan 70% topografi datar dan 30 % berbukit kecil dan rawa. Hal ini menyebabkan tempat�tempat yang terletak di lereng pegunungan yang menghadap ke barat memperoleh hujan terbesar, karena langsung menghadap Samudera Hindia, dimana angin dari arah barat atau barat daya kaya akan uap air. Curah hujan melebihi curah hujan rata�rata menyebabkan beberapa wilayah yang dekat dengan sungai di Kota Bengkulu berpotensi banjir. Sesuai dengan Undang-undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan pembuatan dokumen mitigasi bencana seperti pembuatan peta risiko. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta tingkat kerawanan banjir di setiap kecamatan yang ada di Kota Bengkulu. Untuk menentukan daerah rawan banjir digunakan empat parameter yaitu bantaran sungai, kemiringan daratan, curah hujan dan penggunaan lahan yang menggunakan metode Normalized Difference Vegetation Index, Normalized Difference Water Index. Parameter tersebut kemudian dihitung menggunakan metode Simple Additive Weighting. Penelitian ini menghasilkan peta tingkat kerawanan banjir yang diimplementasikan pada Webgis. Kecamatan yang sangat rawan terkena bencana banjir adalah kecamatan Kampung Melayu, Muara Bangkahulu dan Selebar. Kecamatan yang rawan terkena banjir adalah Sungai Serut. Dan kecamatan yang memiliki tingkat aman adalah kecamatan Singaranpati, Teluk Segara, Ratu Agung, Ratu Samban dan Gading Cempaka. Kata kunci : Banjir, Kota Bengkulu , Simple Additive Weighting, Normalized Difference Vegetation Index, Normalized Difference Water Index.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Informatics Engineering
Depositing User: 022 Lili Haryanti
Date Deposited: 06 Dec 2021 14:41
Last Modified: 06 Dec 2021 14:41
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23326

Actions (login required)

View Item View Item