KAIN BESUREK SEBAGAI IDENTITAS DAN KOMUNIKASI BUDAYA (Studi Fenomenologi Kain Besurek Sebagai Warisan Budaya Takbenda Bengkulu)

Nugroho, Catur and Firmansyah, Mas Agus and Dhanurseto, Dhanurseto (2021) KAIN BESUREK SEBAGAI IDENTITAS DAN KOMUNIKASI BUDAYA (Studi Fenomenologi Kain Besurek Sebagai Warisan Budaya Takbenda Bengkulu). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
TESIS CATUR NUGROHO FIX.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (16MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kain besurek sebagai identitas dan komunikasi budaya dalam warisan budaya tak benda Indonesia dari Bengkulu. Kain besurek merupakan karya budaya dari Bengkulu yang sudah diakui nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai warisan budaya takbenda kategori kemahiran dan kerajinan tradisional Nomor 186/M/2015 tentang penetapan warisan takbenda Indonesia tahun 2015. Peneliti tertarik dengan fenomena ini karena kain besurek banyak dimanfaatkan/digunakan masyarakat Bengkulu dalam berbagai segi kehidupan, sosial budaya, ekonomi, religi, pendidikan, dan pemerinthan. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif, pendekatan fenomenologi, pengumpulan data dilakuakn melalui observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan beberapa tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama pemerhati serta pengarajin kain besurek. Teknik pentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teori penelitian ini menggunakan hermeutika pemikiran Hans Gord Gadamer.Sepanjang penelitian ini ditemukan kain besurek merupakan karya budaya masyarakat Bengkulu, yang dalam kegunaan dan motifnya dipengaruhi dengan budaya Islam, motif kain besurek merupakan hasil pemikiran dan medalam masyarakat Bengkulu yang religius sebagai ungkapan puja puji terhadap Tuhan Yang Maha Esa, pengunaan kain besurek digunakan dalam upacara daur hidup masyarakat Bengkulu upacara cukur bayi, perkawinan dan yang paling menonjol sebagai kain penutup jenazah. Seiring perkembangan jaman kain besurek tidak hanya sebagai perlengkapan upacara adat tetapi merupakan identitas budaya masyrakat Bengkulu, yang meliputi segala aspek kehidupan masyarakat politik pemerintahan, ekonomi, pendidikan, sosial-budaya. Kain besurek sebagi upaya mengkomunikasikan potensi daerah/budaya Bengkulu dengan motif khas yang mencerminkan potensi daerah/budaya, terutama munculnya motif bunga rafflesia dalam kain besurek yang menegaskan kain besurek sebagai identitas budaya Bengkulu. Sehingga dari hasil dan pembahasan dapat disimpulkan kain besurek merupakan karya budaya masyarakat Bengkulu yang dipengaruhi budaya Islam dan digunakan dalam upacara adat masyarakat Bengkulu, dalam perkembangnya kain besurek tidak hanya menjadi perlengkapan adat telah menajdi identitas budaya Bengkulu, dan menjadi komuniksi budaya menyampaikan pesan potensi daerah/budaya yanng dimiliki ke masyarakat luas. Kain besurek menjadi bagian penting kehidupan masyarakat Bengkulu teramsuk politik pemerintahan, sosial budaya, serta ekonomi masyarakat provinsi Bengkulu secara luas tidak hanya masyarakat kota Bengkulu.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Administrasi / Manajemen Pendidikan
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 08 Dec 2021 00:50
Last Modified: 08 Dec 2021 00:50
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23427

Actions (login required)

View Item View Item