KONSTRUKSI PERSONAL BRANDING WALIKOTA BENGKULU PADA PROGRAM 1001 JANDA

Wulandary, Widha and Gushevinalti, Gushevinalti and Firmansyah, Mas Agus (2021) KONSTRUKSI PERSONAL BRANDING WALIKOTA BENGKULU PADA PROGRAM 1001 JANDA. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
TESIS WINDHA WULANDARY.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)

Abstract

Helmi Hasan merupakan politisi yang lahir serta dibesarkan oleh Partai Amanat Nasional ( PAN ) dilahirkan di Lampung tanggal 29 November 1979 atau seorang kader PAN berasal dari Provinsi Lampung. Beliau menjabat Walikota Bengkulu periode 2013-2018, kemudian terpilih Kembali pada pemilihan periode kedua masa jabatan 2018-2023. Selain menjabat sebagai Walikota Bengkulu, karakteristik yang melekat pada sosok Helmi Hasan beliau dikenal oleh masyarakat sebagai sosok yang inovatif dan Religius dengan identifikasi diri yang kuat mencerminkan diri sebagai sosok pendakwah dan ulama. Hal ini dapat dilihat dari tampilan sosok Helmi Hasan dengan ciri khasnya yang selalu tampil menggunakan jubah, tongkat nabi dan sorban berwarna putih menggambarkan sosok pemimpin yang agamis dan religius. Selain melalui identifikasi diri sebagai sosok yang agamis, Helmi Hasan sebagai Walikota Bengkulu juga dikenal dengan Visi-Misi dan Program Kerja untuk melayani masyarakat yaitu Program Bengkulu Religius dan Bahagia. Adapun turunan dari Program Bengkulu Religius dan Bahagia ini ialah Gerakan Peduli Siswa (GPS), 1000 jalan mulus, 10.000 saluran PDAM gratis, Makan Jumat berkah, Bengkulu Kota Hadist, HD Otto hingga program fenomenal beliau yaitu Program 1001 Janda.Helmi Hasan selaku Walikota Bengkulu mengakui bahwa program 1001 Janda ini digelar untuk mewujudkan visi Walikota dan Wakil Walikota yakni Kota Bengkulu yang Bahagia dan Religius, APBD untuk Rakyat sedangkan misi yang dilakukan yaitu (1) Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik; (2) Mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur perkotaan; (3) Mewujudkan masyarakat yang cerdas, sehat dan berakhlak mulia; (4) Membangkitkan ekonomi kreatif dan iklim usaha yang kondusif.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan Purposive sampling yaitu menentukan informan dengan pertimbangan tertentu yang dapat memberikan data secara maksimal. Subjek penelitian terdiri dari Informan Pokok yaitu walikota dan wakil Walikota Bengkulu serta informan tambahan yaitu janda yang menerima Program 1001 janda, Janda yang mendaftar namun tidak menerima bantuan Priogram 1001 janda, Janda yang tidak mendaftarkan diri pada Program 1001 janda, Kadis Komunikasi,Informatika dan Persandian Kota Bengkulu, Baznas Kota Bengkulu dan BE TV.Hasil penelitian menyatakan bahwa Program 1001 Janda digagas langsung oleh Walikota Bengkulu dalam rangka mewujudkan visi misi Kota Bengkulu yaitu Kota Bengkulu Religius dan Bahagia. Program ini menjadi khas karena belum pernah ditemukan di daerah lain, selain itu dilihat dari aspek relevansi program ini masih relevan dalam mewujudkan visi misi Kota Bengkulu yaitu Religius dan xiii Bahagia, serta dilihat dari aspek konsistensi program-program yang digagas oleh Walikota Bengkulu adalah Program-Program yang mensejahterakan dan membahagiakan masyarakat. Selain Program Unggulan 1001 janda Program lain yang dikeluarkan oleh Walikota Bengkulu seperti Gerakan Peduli Siswa (GPS), dan Gerakan Peduli Yatim (GPY).

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Ilmu Admiinistrasi
Depositing User: 160 Daryono Daryono
Date Deposited: 08 Dec 2021 00:51
Last Modified: 08 Dec 2021 00:51
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23476

Actions (login required)

View Item View Item