WARIA DI LEBONG; DARI PETANI HINGGA MANTAN ANGGOTA DEWAN

Darubekti, Nurhayati and Yessilia, Osira and Agus, Setiyanto (2017) WARIA DI LEBONG; DARI PETANI HINGGA MANTAN ANGGOTA DEWAN. Project Report. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Laporan Penelitian)
2017-Waria (Laporan) OK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Waria (singkatan dari wanita-pria) atau wadam (dari hawa-adam) adalah laki laki yang lebih suka berperan sebagai perempuan dalam kehidupannya sehari-hari. Bukti bahwa Waria memiliki posisi yang berbeda-beda pada setiap kelompok masyarakat ditandai dengan adanya perbedaan perlakuan masyarakat kepada komunitas Waria. Di beberapa tempat bahkan negara, melegalkan Waria di tengah-tengah masyarakatnya. Keberadaan Waria tidak dianggap komunitas out group dalam masyarakat, sehingga mereka dapat diterima dalam setiap kegiatan dan lapangan kerja. Bahkan ada diantara Waria yang menjadi pemimpin kelompok yang didalamnya juga terdapat manusia normal. Berdasarkan latar belakang ini, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi masalah Waria ditengah-tengah masyarakat Lebong, mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi Waria, serta mencari dan merumuskan alternatif pemecahan masalahnya. Pemahaman terhadap kaum transseksual akan bermanfaat besar untuk memahami konsep gender secara lebih komprehensif, hal yang sangat diperlukan guna membangun masyarakat dunia yang lebih manusiawi. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif, fokus pada kehidupan Waria ditengah-tengah masyarakat Lebong, yang menerima keberadaan mereka, serta mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan seseorang menjadi Waria..Hasil pengamatan menunjukkan bahwa keberadaan Waria tidak dianggap komunitas out group dalam masyarakat, sehingga mereka dapat diterima dalam setiap kegiatan dan lapangan kerja. Bahkan ada diantara Waria yang menjadi pemimpin kelompok yang didalamnya juga terdapat manusia normal. Tehnik pengambilan data dilakukan dengan indepth interview pada informan yang diambil secara purposive sampling yaitu: Waria non pekerja seks, yang berprofesi sebagai entertainer, salon kecantikan, karyawan, wiraswasta atau PNS/Guru, serta berusia antara 20 sampai 60 tahun dengan alasan masih dalam usia seksual aktif, masih produktif, dan pertimbangan kemampuan daya ingat. Seluruh informan berjumlah 10. Adapun analisis data dilakukan secara thematic content analysis.

Item Type: Monograph (Project Report)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Social Welfare
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 04 Jan 2022 05:12
Last Modified: 04 Jan 2022 05:12
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23718

Actions (login required)

View Item View Item