KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI DESA SARIMULYA, KECAMATAN SUKARAJA, KABUPATEN SELUMA, PROVINSI BENGKULU

Darubekti, Nurhayati and Sri, Handayani Hanum (2019) KUALITAS HIDUP LANJUT USIA DI DESA SARIMULYA, KECAMATAN SUKARAJA, KABUPATEN SELUMA, PROVINSI BENGKULU. In: Seminar Nasional Penelitian & Pengabdian Masyarakat "Aplikasi Riset dan Inovasi pada Era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0", 23 Oktober 2019, Palembang.

[img] Text (Proceeding)
2019-Kualitas Hidup Lansia (Prosiding) OK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Bonus demografi Indonesia diperkirakan akan mencapai puncak pada rentang 2020 sampai 2035. Pascamasa bonus demografi akan muncul tantangan baru, yaitu tingginya jumlah penduduk lanjut usia (lansia). BPS memprediksi pada puncak bonus demografi, populasi lansia di Indonesia diperkirakan 63,31 juta orang atau hampir 20% dari seluruh penduduk Indoneisa. Hal ini menunjukkan saat ini Indonesia sedang menuju pada negara yang berstruktur penduduk tua (ageing populations) karena jumlah penduduk usia tua melebihi 7% dari jumlah penduduk. Tingginya jumlah penduduk lansia akan berdampak pada semakin t ingginya angka dependency ratio. Tingginya angka dependency ratio sebenarnya bisa diantisipasi dengan cara menjaga kulitas hidup penduduk lansia dan juga menjaga penduduk lansia agar tetap produktif. Jika kondisi ini bisa dicapai, penduduk lansia bisa tetap berkontribusi bagi pembangunan. Untuk menggambarkan kualitas hidup lanjut usia, penelitian ini dilakukan. Indikator objektif, subjektif, dan sosial dipakai untuk mengukur/menentukan kualitas hidup lanjut usia. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 30 orang lansia. Pengumpulan data dengan wawancara menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF dan FGD. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas hidup lansia berhubungan dengan faktor sosial-demografi, pelayanan sosial, peran posyandu lansia dan dukungan sosial. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kualitas hidup lansia adalah dukungan keluarga. Kualitas hidup lansia yang buruk berkaitan dengan kelompok usia >70 tahun, gender laki-laki, tingkat pendidikan rendah, status tidak menikah atau janda/duda, tidak bekerja, tingkat penghasilan perbulan rendah, dan adanya >2 penyakit kronis.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Faculty of Social & Politics Science > Department of Social Welfare
Depositing User: Septi Septi
Date Deposited: 04 Jan 2022 05:13
Last Modified: 04 Jan 2022 05:13
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23722

Actions (login required)

View Item View Item