ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DENGAN METODE NDVI TAHUN 1990,1995,2000,2005,2010,2015,2019 (AREA STUDI : PULAU SUMATERA)

ALFISYAHRIN, GIRANG ADJI FAJAR and Arie, Vatresia and Ferzha, Putra Utama (2020) ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DENGAN METODE NDVI TAHUN 1990,1995,2000,2005,2010,2015,2019 (AREA STUDI : PULAU SUMATERA). Undergraduated thesis, Fakultas Teknik.

[img] Archive (Thesis)
Laporan Skripsi ANALISIS PERUBAHAN KERAPATAN VEGETASI MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JAUH DENGAN METODE NDVI TAHUN 1990,1995,20~1.pdf - Bibliography
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (4MB)

Abstract

Sistem analisis kerapatan vegetasi merupakan salah satu upaya pemerintah untuk melihat perubahan kerapatan vegetasi di Pulau Sumatera, karena masih banyak terjadi pembalakan liar dan hampir setiap tahun terjadi penurunan jumlah vegetasi di Pulau Sumatera. . Dilihat dari permasalahan tersebut maka diperlukan solusi untuk menentukan penurunan dan peningkatan vegetasi dengan menganalisis perubahan kepadatan di Pulau Sumatera dengan bantuan sistem informasi yang dibangun ini. suatu sistem informasi yang dapat menganalisis secara jelas kerapatan vegetasi di suatu wilayah berdasarkan data yang ada dan mengolah datanya untuk mengetahui penurunan dan peningkatan vegetasi di Pulau Sumatera. Penulis melakukan penelitian dengan studi kasus di pulau sumatera yang bertujuan untuk mengetahui perubahan daya adaptasi vegetasi pulau sumatera berdasarkan penerapan metode NDVI (Normalize Difference Vegetation Index) berbasis webgis dan menampilkan hasil analisis. perubahan kerapatan vegetasi di pulau Sumatera. Dalam prosesnya, penulis menganalisa luas hutan di Pulau Sumatera dari tahun 1990-2019 menggunakan data citra satelit dari Landsat 4- 5 dan 8. Hasil dari penelitian ini berhasil mengimplementasikan sistem informasi yang melihat perubahan vegetasi di daerah tersebut. pulau sumatera. Dengan hasil perubahan vegetasi dari tahun 1990 sampai dengan tahun 1995 maka vegetasi di pulau Sumatera mengalami penurunan seluas 497.700 hektar, dari tahun 1995 sampai tahun 2000 terjadi penurunan lagi untuk vegetasi di pulau sumatera seluas 22.188.410 hektar, dari tahun 2000 sampai tahun 2005. itu meningkat di area 19.953. 810 hektar, dari tahun 2005 sampai tahun 2010 terjadi peningkatan seluas 2.561.600 hektar, dari tahun 2010 sampai 2015 terjadi penurunan vegetasi seluas 14.763.300 dan dari tahun 2015 sampai tahun 2019 vegetasi di pulau Sumatera mengalami peningkatan sebesar 7.942.400 hektar. Kata kunci: NDVI, Vegetasi, Webgis

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Informatics Engineering
Depositing User: 022 Lili Haryanti
Date Deposited: 26 Jan 2022 02:48
Last Modified: 26 Jan 2022 02:48
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/23948

Actions (login required)

View Item View Item