PENERAPAN SANKSI TERHADAP PELAKU PELANGGARAN PLAT NOMOR KENDARAAN YANG TIDAK MEMENUHI STANDARISASI MENURUT UNDANG- UNDANG NO 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN

Ariestian, Ariestian and Lidia, Br. Karo and Herlita, Eryke (2012) PENERAPAN SANKSI TERHADAP PELAKU PELANGGARAN PLAT NOMOR KENDARAAN YANG TIDAK MEMENUHI STANDARISASI MENURUT UNDANG- UNDANG NO 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN. Undergraduated thesis, Fakultas Hukum UNIB.

[img] Text
ARIESTIAN KS.-2.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Pasal 68 ayat (4) undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 mengatur tentang larangan masyarakat untuk merubah plat nomor yang telah ditetapkan oleh pihak kePolisian bagian SAMSAT. Di Kota Bengkulu larangan tersebut tidak terlaksana secara efektif walaupun pihak kePolisian bagian lalu lintas sudah mensosialisasikan, tentunya hal ini diakibatkan oleh adanya presepsi dan pemahaman yang berbeda-beda dari pengguna kendaraan bermotor dalam menyikapi isi pasal yang sudah disosialisaikan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan faktor- faktor yang mendorong pengendara kendaraan bermotor memodifikasi Plat nomor yang diberikan oleh pihak kepolisian dan untuk mengetahui dan bagaimana penerapan sanksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk menanggulangi masyarakat agar tidak memodifikasi Plat nomor kendaraannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan empiris dan dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa faktor-faktor penyebab pengguna kendaraan bermotor memodifikasi plat nomor kendaraannya itu dikarnakan Plat nomor yang diberikan oleh kepolisian yang dikeluarkan oleh SAMSAT kurang disukai oleh masyarakat, plat yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian tidak sesuai dengan pajak yang dibayar oleh masyarkat, dan faktor dari penegak hukum yang masih kurang disiplin. Kendala yang dihadapi oleh Polantas dalam menanggulangi faktor-faktor pengguna kendaraan sepeda motor yang memodifikasi di Kota Bengkulu adalah kurangnya personil Polantas, dimana luas wilayah atau pun jalan tidak sebanding dengan jumlah personil Polantas Polres Kota Bengkulu. Upaya dari pihak kepolisian untuk menanggulai agar masyarkat tidak merubah plat nomor yang diberikan ialah polisi memberi tindakkan tegas dengan menilang dan melepaskan plat nomor yang di rubah tersebut serta memberi peringatan agar tidak dilakukan lagi hal yang serupa dan polisi juga tidak memandang bulu dalam melakukan tindakkan tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: 014 Abd. Rachman Rangkuti
Date Deposited: 15 Dec 2013 19:38
Last Modified: 15 Dec 2013 19:38
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/4438

Actions (login required)

View Item View Item