ANALISIS SELISIH BIAYA OPERASIONAL PADA PO FA. RATU AGUNG DI KOTA BENGKULU

R., Leni Marlina and Budi, Supriyanto (2008) ANALISIS SELISIH BIAYA OPERASIONAL PADA PO FA. RATU AGUNG DI KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Fakultas Ekonomi UNIB.

[img] Text
I,II,III-LEN-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (130kB)
[img] Text
IV,V-LEN-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (372kB)

Abstract

RINGKASAN Baik perusahaan jasa maupun manufaktur senantiasa berusaha mempertahankan hidup dan memperoleh laba. Dalam upaya mencapai kedua hal ini, perusahaan melakukan pengendalian terhadap biaya operasionalnya agar efisien untuk menilai efisien atau tidaknya pengendalian yang telah dilakukan di butuhkan alat pengukur efisien yang berupa anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besarnya selisih antara biaya operasion standar dengan biaya sesungguhnya, mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan penyimpangan dan bagaimana cara pengendalian biaya operasional adapun metode analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dan kualitatif, di mana angka-angka tersebut digambarkan dalam bentuk uraian yang sistematis guna mengetahui selisih antara biaya operasional yang di anggarkan dengan biaya terealisasi serta penyebab terjadinya selisih.dalam hal ini menggunakan rumus (supranto,1986:324) SBOP = SBOPSt – SBOPS Analisis kualitatif menyajikan penjelasan (deskriptif) yang sifatnya menguatkan hasil analisis kuantitatif. Dari analisis data yang menggunakan analisis biaya operasional, diketahui Pada tahun 2006 selisih biaya operasional yang efisien yaitu selisih biaya sebesar Rp 7.503.575 dari yang di tetapkan perusahaan sebesar Rp 134.077.100 terdiri dari biaya pajak dan kir Rp 673.000 biaya pemeliharaan kendaraan Rp 9.678.895 biaya transportasi Rp 1.400.000 biaya umum dan lain-lainnya Rp 4.135.350 biaya kantor Rp 741.320 tetapi ada juga biaya mengalami ketidakefisienan yaitu biaya promosi dan iklan terdapat Rp 1.938.300,biaya rumah tangga Rp 7.286.690. sedangkan pada tahun 2007 terjadi selisih yang lebih efisien dari tahun 2006 yaitu biaya pajak dan kir Rp 1.083.000. biaya pemeliharaan kendaraan Rp 1.743.000. biaya transportasi Rp 2.151.000.biaya umum dan lain-lainnya Rp 6.453.100. biaya kantor Rp 895.100. Biaya promosi dan iklan terdapat Rp 1.100.000.biaya rumah tangga Rp 6.950.650

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Faculty of Economy > Department of Management
Depositing User: Miss Novita Veronika Barus
Date Deposited: 17 Dec 2013 17:55
Last Modified: 17 Dec 2013 17:55
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/4838

Actions (login required)

View Item View Item