ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI MAHASISWA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU

Yurikanita, Yurikanita and Supadi, Supadi and Rokhmat , Basuki (2013) ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI MAHASISWA DI LINGKUNGAN KAMPUS UNIVERSITAS BENGKULU. Undergraduated thesis, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,3-13-yur.FI.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (938kB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,3-13-yur.FI.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (940kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk alih kode dan campur kode serta apa saja yang menyebabkan terjadinya alih kode dan campur kode dalam komunikasi mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Bengkulu. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan mengarahkan pembahasan pada pemaparan bentukbentuk alih kode dan campur kode serta faktor yang menyebabkan terjadinya alih kode dan campur kode dalam komunikasi mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, teknik sadap, teknik wawancara, teknik rekam, dan teknik catat. Langkahlangkah analisis data yang dilakukan adalah transkripsi data, penyeleksian data, pengidentifikasian data, pengkategorian, penafsiran data dan penjelasan data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa komunikasi antarmahasiswa yang terjadi di lingkungan kampus Universitas Bengkulu, mampu menggunakan dua bahasa bahkan lebih. Bahasa-bahasa itu adalah bahasa Melayu Bengkulu, bahasa Indonesia, bahasa Serawai, bahasa Rejang, bahasa Inggris dan bahasa Arab. Bentuk alih kode dalam komunikasi mahasiswa di lingkungan kampus Universitas Bengkulu terjadi pada tataran kalimat. Alih kode tersebut: (1) pengggunaan bahasa Indonesia beralih ke bahasa Melayu Bengkulu, (2) pengggunaan bahasa Melayu Bengkulu beralih ke bahasa Indonesia. Bentuk campur kode terjadi pada bentuk kata, frasa dan kalusa. Campur kode tersebut berupa: (1) unsur bahasa Indonesia ke dalam bahasa Melayu Bengkulu, (2) unsur bahasa Serawai ke dalam bahasa Melayu Bengkulu, (3) unsur bahasa Serawai ke dalam bahasa Indoneisa, (4) unsur bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, (5) Unsur bahasa Inggris ke dalam bahasa Melayu Bengkulu, (6) unsur bahasa Rejang ke dalam bahasa Indonesia, (7) unsur bahasa Rejang ke dalam bahasa Melayu Bengkulu, (8) unsur bahasa Arab ke dalam bahasa Melayu Bengkulu. Peristiwa alih kode terjadi karena faktor (1) orang ketiga (2) faktor penutur,(3) untuk membuat suasana menjadi lebih akrab (4) faktor topik pembicaraan. Peristiwa campur kode terjadi karena faktor (1) penutur, (2) kebiasaan penutur (3) faktor topik pembicaraan.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Faculty of Education > Department of Indonesian Language and Literature Education
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 31 Dec 2013 10:57
Last Modified: 31 Dec 2013 10:57
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/5951

Actions (login required)

View Item View Item