PERENCANAAN SUMUR RESAPAN AIR HUJAN UNTUK KONSERVASI AIR TANAH DI DAERAH PERMUKIMAN (STUDI KASUS DI PERUMAHAN RT. II, III, DAN IV PERUMNAS LINGKAR TIMUR BENGKULU)

Besperi, Besperi (2017) PERENCANAAN SUMUR RESAPAN AIR HUJAN UNTUK KONSERVASI AIR TANAH DI DAERAH PERMUKIMAN (STUDI KASUS DI PERUMAHAN RT. II, III, DAN IV PERUMNAS LINGKAR TIMUR BENGKULU). INERSIA, 5 (1). pp. 9-21. ISSN 2086-9045

[img]
Preview
Text (Article)
3.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB) | Preview

Abstract

Meningkatnya pembangunan sarana kehidupan di masyarakat memicu perubahan tata guna lahan yang menyebabkan berkurangnya lahan terbuka sebagai lahan resapan. Hal ini menyebabkan terjadinya aliran permukaan (run-off) dan air hujan yang terserap oleh tanah sedikit. Untuk itu, perlu dibuat suatu tampungan berupa sumur resapan yang berfungsi menampung dan menyerapkan air hujan ke dalam tanah secara perlahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah dan konstruksi sumur resapan. Penelitian dilaksanakan di perumahan RT. II, III, dan IV Perumnas Lingkar Timur Kota Bengkulu dengan jumlah rumah sebanyak 153 unit. Penelitian ini menggunakan metode survei berupa pengukuran,kuisioner/wawancara, dan percobaan peresapan untuk memperoleh data yang dibutuhkan. Berdasarkan data dan analisis perhitungan sesuai SK SNI 03-2453-2002, dapat ditentukan sumur resapan yang berbentuk lingkaran dengan diameter 1 meter dan kedalaman 3 meter untuk sumur resapan individual, sedangkan sumur resapan komunal berbentuk lingkaran dengan diameter 1,4 meter dan kedalaman 3 meter sebanyak 92 buah. Alternatif lain yaitu sumur resapan yang berbentuk segi empat dengan lebar 1,2 meter dan kedalaman 1,5 meter untuk sumur resapan individual, sedangkan sumur resapan komunal berbentuk segi empat dengan lebar 1,4 meter dan kedalaman 3 meter sebanyak 72 buah. Konstruksi sumur resapan yang sesuai menurut Petunjuk Teknis Tata Cara Penerapan Drainase Berwawasan Lingkungan di Kawasan Permukiman (2002) adalah dinding pasangan batako atau bata merah tanpa diplester dan diantara pasangannya diberi lubang.

Item Type: Article
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 20 Mar 2014 19:30
Last Modified: 21 Nov 2017 08:28
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/6715

Actions (login required)

View Item View Item