PATOGENISITAS BEBERAPA ISOLAT CENDAWAN ENTOMOPATOGEN TERHADAP COPTOTERMES CURVIGNATHUS HOLMGREN DAN SCHEDORHINOTERMES JAVANICUS KEMMER.

Ginting, Sempurna Br and Santoso , Teguh and Harahap, Idham Sakti (2014) PATOGENISITAS BEBERAPA ISOLAT CENDAWAN ENTOMOPATOGEN TERHADAP COPTOTERMES CURVIGNATHUS HOLMGREN DAN SCHEDORHINOTERMES JAVANICUS KEMMER. Agroteknologi Tropika, 2 (1). pp. 1-13.

[img]
Preview
Text (Article)
Penelitian rayap.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (393kB) | Preview

Abstract

Pengendalian hayati rayap C. curvignathus dan S. javanicus dengan menggunakan beberapa isolat cendawan entomopatogen merupakan salah satu alternatif untuk pengendalian rayap tanah yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari patogenisitas cendawan entomopatogen isolat Indonesia Metarhizium anisopliae, M. brunneum, B. bassiana, dan Myrothecium roridum dan menguji keefektifannya terhadap rayap tanah C. curvignathus dan S. Javanicus. Uji patogenisitas beberapa isolat cendawan entomopatogen terhadap C. curvignathus dan S. javanicus dilakukan dengan pencelupan rayap ke dalam suspensi konidia, masing-masing dengan kerapatan 0,105,5x105,106,5x106,dan 107 konidia/ml, setiap perlakuan diulang lima kali. Sporulasi pada tubuh rayap dihitung dari rayap C. curvignathus yang telah mati pada uji patogenisitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam dan uji lanjut selang ganda Duncan pada taraf nyata 5%. Hubungan kerapatan konidia dengan mortalitas dan waktu aplikasi dengan mortalitas diolah dengan analisis probit. Berdasarkan hasil analisis probit dapat diperoleh nilai LC dan LT. Patogenisitas M. brunneum terhadap rayap S. javanicus dan C. curvignathus lebih tinggi dibandingkan dengan M. anisopliae, Beauveria bassiana, dan Myrothecium roridum. Sporulasi M. brunneum lebih tinggi dari pada M. roridum maupun B. bassiana dan sporulasi terendah terdapat pada B. bassiana. Viabilitas M. brunneum tidak berbeda nyata dengan M. roridum dan viabilitas B. bassiana berbeda nyata dengan M. roridum. Kata-kata kunci: Cendawan entomopatogen, M. brunneum, rayap.

Item Type: Article
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Faculty of Agriculture > Journal
Depositing User: 021 Nanik Rahmawati
Date Deposited: 15 Apr 2014 10:43
Last Modified: 15 Apr 2014 10:43
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/7596

Actions (login required)

View Item View Item