SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH GURU SMA DI KABUPATEN KEPAHIANG (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF TENTANG SUPERVISI AKADEMIK)

Tabaheriyanto, Tabaheriyanto and Rohiat, Rohiat and Zakaria, Zakaria (2014) SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS SEKOLAH GURU SMA DI KABUPATEN KEPAHIANG (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF TENTANG SUPERVISI AKADEMIK). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Archive (Thesis)
I,II,III,2-13-tab.FI.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Archive (Thesis)
IV,V,LAMP,2-13-tab.FI.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB) | Preview

Abstract

Masalah umum dalam penelitian ini adalah “Bagaimana pengawas sekolah melakukan supervisi akademik terhadap guru mata pelajaran SMA di Kabupaten Kepahiang?” studi deskriptif kualitatif tentang supervisi akademik.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengawas sekolah melakukan supervisi akademik, secara khusus tujuan penelitian ini adalah: 1. Perencanaan supervisi akademik yang dilakukan pengawas. 2. Pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan pengawas. 3. Hasil pelaksanaan supervisi akademik yang telah dilakukan pengawas. Metode penelitan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian kualitatif bermaksud untuk memberi makna atas fenomena secara holistik dan harus memerankan dirinya secara aktif dalam keseluruhan proses tadi. Oleh karena itu temuan-temuan dalam studi kualitatif sangat dipengaruhi oleh nilai dan persepsi peneliti. Simpulan yang dirumuskan tidak peneliti maksudkan untuk mengeneralisasikannya pada populasi yang lebih besar. Penelitian desriptif melakukan analisis hanya sampai pada taraf deskripsi, yaitu menggambarkan secara sistematis dan akurat tentang fakta dan karakteristik mengenai bidang tertentu. Subjek penelitian sebanyak dua orang yakni satu orang Koordinator Pengawas Sekolah merangkap pengawas sekolah SMA, dan satu orang Ketua MKPS merangkap pengawas sekolah SMA. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif ini adalah data diperoleh dari berbagai sumber, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bermacam-macam dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh. Data yang terkumpul direduksi untuk diambil simpulan. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Pertama, pengawas sekolah merencanakan program pengawasan sekolah disusun untuk menjadi pedoman bagi pengawas sekolah dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya. Pengawas sekolah menyusun program supervisi sebelum melaksanakan supervisi akademik. Pada awal tahun pelajaran pengawas sekolah menyusun program tahunan tahunan, program semester, dan rencana kepengawasan akademik. Dalam operasionalnya di lapangan pengawas sekolah melengkapi perangkat pengawasan dengan instrumen supervisi akademik. Instrumen tersebut antara lain,instrumen administrasi guru, instrumen rencana program pengajaran, dan instrumen observasi kelas. Kedua, supervisi akademik diselenggarakan berpedoman kepada program kepengawasan yang telah disusun. Pada awal tahun pelajaran pengawas sekolah mengingatkan kepada kepala sekolah agar seluruh pendidik dan tenaga kependidikan lainnya untuk menyusun perangkat pembelajaran. Pengawas sekolah melaksanakan kunjungan ke sekolah untuk pembinaan dengan melakukan observasi dan memeriksa perangkat pembelajaran. Pengawas sekolah melakukan supervisi akademik dimulai dengan memeriksa komponen administrasi pembelajaran. Program kegiatan pengawasan memuat prioritas pembinaan dengan target pencapaiannya dalam jangka panjang, jangka menengah, dan jangka pendek. Pelaksanaan program pengawasan bersifat fleksibel namun tidak keluar dari ketentuan tentang penilaian, pembinaan, dan pemantauan sekolah. Ketiga, teknik supervisi akademik dikelompokkan menjadi dua kelompok, yaitu teknik supervisi individual dan teknik supervisi kelompok. Pengawas sekolah di Kabupaten Kepahiang lebih sering menggunakan teknik supervisi individual. Kegiatan belajar mengajar yang lebih baik berarti membantu peserta didik untuk lebih mudah mencapai kompetensi yang harus dikuasai dalam pembelajaran. Pengawas memeriksa semua kelengkapan administrasi perencanaan pembelajaran yang dimiliki guru SMA berupa program tahunan, program semester, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, kalender pendidikan, jadwal tatap muka, daftar nilai, kriteria ketuntasan minimal, dan absensi peserta didik. Simpulan penelitian ini menunjukkan supervisi akademik dilakukan dengan panduan program kepengawasan yang disusun setiap tahun. Instrumen yang dipergunakan adalah pengembangan/adaptasi dari instrumen yang ada disesuaikan dengan kondisi daerah. Teknik supervisi individual sering dipergunakan dalam kegiatan kepengawasan.Saran yang dapat penulis sampaikan sebagai berikut. Pertama, program kepengawasan disusun terutama rencana kepengawasan akademik (RKA) dengan memperhatikan situasi sekolah dan guru mata pelajaran serta memilih teknik supervisi akademik yang sesuai dengan kondisi sekolah. Kedua, pengawas sekolah hendaknya meningkatkan pengetahuannya tentang proses supervisi akademik dengan diberi kesempatan mengikuti pelatihan kepengawasan. Ketiga, Koordinator Pengawas sebaiknya dapat mengelola mata anggaran tersendiri untuk mengoperasionalkan program kepengawasan. Pelaksanaan progam dapat terselenggara mandiri, tertib, lancar dan bertanggung jawab.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Administrasi / Manajemen Pendidikan
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 11 Sep 2014 08:57
Last Modified: 11 Sep 2014 08:57
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/8452

Actions (login required)

View Item View Item