PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT NANAS TERHADAP KUALITAS, KADAR PROTEIN dan KAPASITAS ANTIOKSIDAN TEMPE JAGUNG DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KELAS XII SMAN 1 KERKAP

Yunisiartiningsih, Novi and Winarni, Endang Widi and Budiyanto, Budiyanto (2014) PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT NANAS TERHADAP KUALITAS, KADAR PROTEIN dan KAPASITAS ANTIOKSIDAN TEMPE JAGUNG DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KELAS XII SMAN 1 KERKAP. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Thesis)
I,II,III,2-13-nov.FI.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (627kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Thesis)
IV,V,LAMP,2-13-nov.FI.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB) | Preview

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengkaji pengaruh penambahan ekstrak kulit nanas terhadap umur simpan tempe dan tingkat kesukaan masyarakat terhadap tempe jagung?. 2)Mengkaji pengaruh penambahan ekstrak kulit nanas terhadap kadar protein tempe jagung. 3)Mengkaji kapasitas antioksidan pada tempe jagung setelah diberi penambahan ekstrak kulit nanas. 4) Untuk mengetahui cara peningkatan hasil belajar siswa tentang materi bioteknologi dengan menggunakan LKS berbasis STM pada materi bioteknologi di kelas XII SMAN 1 Kerkap. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh lama simpan tempe yang paling bagus pada penemabahan ekstrak 20%, dengan lama simpan umur tempe pada hari ke enam. Kesukaan masyrakat terhadap rasa tempe jagung dengan nilai tertinggi pada penambahan ekstrak pada ekstrak 15% sebanyak 23 dari 60 panelis dan kesukaan masyarakat pada roma tempe kedelai pada ekstrak 5% sebanyak 28 dari 60 panelis. Kadar protein pada tempe jagung dengan penambahan ekstrak kulit nanas tertinggi pada penambahan ekstrak 20% sebesar 1,07% dan kadar protein terendah pada kontrol (tanpa ekstrak) sebesar 0,83%. Kapasitas antioksidan dengan penambahan ekstrak nanas tertinggi pada penambahan ekstrak 20% sebesar 2,41% dan terendah pada tempe jagung tanpa pemberian ekstrak 0,02%. Implikasi pembelajaran dengan penerapan pendekatan Sains Teknologi Lingkungan dan Masyarakat (Salingtemas) pada pokok bahasan Bioteknologi di kelas XII IPA 1 SMAN 1 Kerkap kabupaten Bengkulu Utara pada pertemuan II aspek afektif adalah 78,81% , dengan ketuntasan klasikal adalah 100%, psikomotorik adalah 72,41% dengan ketuntasan klasikal 77%,aspek kognitif adalah 78,72%, dengan ketuntasan klasikal 94%.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Administrasi / Manajemen Pendidikan
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 15 Sep 2014 08:51
Last Modified: 15 Sep 2014 08:51
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/8483

Actions (login required)

View Item View Item