PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT CAHAYA PEREMPUAN WOMEN’S CRISIS CENTER (WCC) DALAM MEMBERI PERLINDUNGAN PADA KORBAN KEKERASAN DALAM BERPACARAN DI KOTA BENGKULU

Rajagukguk , Deslina and Wardhani, Noeke Sri and Rahmasari, Helda (2014) PERANAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT CAHAYA PEREMPUAN WOMEN’S CRISIS CENTER (WCC) DALAM MEMBERI PERLINDUNGAN PADA KORBAN KEKERASAN DALAM BERPACARAN DI KOTA BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Thesis)
I,II,III,II-14-des.FH.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (952kB) | Preview
[img]
Preview
Text (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-des.FH.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB) | Preview

Abstract

Judul penelitian diatas bertujuan mendeskripsikan peranan Lembaga Swadaya Masyarakat Cahaya Perempuan WCC dan faktor penghambat dalam memberi perlindungan pada korban kekerasan dalam berpacaran di Kota Bengkulu serta pengaruh Lembaga Swadaya Masyarakat Cahaya Perempuan WCC terhadap korban kekerasan dalam berpacaran yang mendapatkan perlindungan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan hukum empiris. Prosedur pengumpulan data primer menggunakan teknik wawancara sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan dan literatur yang relevan dengan masalah penelitian ini. Tehnik pengolahan data yang digunakan adalah editing. Tehnik analisis data yang digunakan adalah metode deduktif induktif dan sebaliknya. Hasil penelitian bahwa dalam melakukan peranannya Cahaya Perempuan WCC dalam memberi perlindungan pada korban kekerasan dalam berpacaran, dengan memberikan konseling dan pendampingan. Dalam konseling korban diberikan informasi mengenai kesehatan reproduksi sampai pada informasi mengenai merencenakan masa depan dan dalam pendampingan, korban akan didampingi relawan menjalani pemeriksaan di Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan untuk proses peradilan dan untuk memperoleh visum di rumah sakit, relawan juga memberikan motivasi bahwa korban sanggup menghadapi masalahnya dan dapat percaya diri dalam memulai kehidupan yang baru. Faktor penghambatnya adalah faktor keterbatasan waktu, kurangnya dukungan orang tua dan pemerintah serta kurangnya koordinasi dari lembaga penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan dan Pengadilan dengan Cahaya Perempuan WCC. Korban yang mendapatkan perlindungan dari Cahaya Perempuan WCC merasakan pengaruh yang positif sehingga kehidupan korban menjadi normal dan bisa melakukan aktifitas seperti biasanya dan korban kekerasan dalam berpacaran yang belum mendapatkan perlindungan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Cahaya Perempuan WCC mengalami trauma, korban menjauh dari pelaku dan tidak ingin menikah akibat kekerasan yang dialaminya, sehingga keadaaan korban ini memerlukan perlindungan dari Cahaya Perempuan WCC agar korban dapat memulai kehidupan yang normal.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Law > Department of Law Science
Depositing User: 023 Dody Sahdani
Date Deposited: 13 Oct 2014 15:04
Last Modified: 13 Oct 2014 15:04
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/8913

Actions (login required)

View Item View Item