ANALISIS TINGKAT EROSI DAN KEKRITISAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI SUB DAS BENGKULU HILIR DAS AIR BENGKULU

Edriani, Annisa Fitria and Amri, Khairul and Barchia, M. Faiz (2014) ANALISIS TINGKAT EROSI DAN KEKRITISAN LAHAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI SUB DAS BENGKULU HILIR DAS AIR BENGKULU. Undergraduated thesis, Universitas Bengkulu.

[img]
Preview
Text (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-ann-FT.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (13MB) | Preview
[img]
Preview
Text (Thesis)
I,II,III,II-14-ann-FT.pdf - Bibliography
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (13MB) | Preview

Abstract

Seiring dengan pesatnya pembangunan dan laju pertumbuhan penduduk yang mendiami Sub DAS Bengkulu Hilir terjadi pemanfaatan dan pengelolaan DAS yang sangat intensif baik untuk pengembangan pemukiman maupun pengembangan lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat bahaya erosi, besar rasio pelepasan sedimen, dan tingkat kekritisan lahan yang terjadi pada Sub DAS Bengkulu Hilir DAS Air Bengkulu. Berdasarkan perhitungan nilai erosi menggunakan ArcGIS diperoleh nilai erosi yang terjadi adalah sebesar 179.597,7632 ton/tahun atau 7,9125 ton/ha/tahun. Erosi sangat ringan terjadi pada area seluas 9% luas total Sub DAS Bengkulu Hilir. Erosi ringan mencakup wilayah seluas 11% luas total Sub DAS Bengkulu Hilir sedangkan erosi sedang terjadi pada 62% luas total Sub DAS Bengkulu Hilir dan merupakan tingkat erosi yang paling banyak terjadi pada wilayah Sub DAS Bengkulu Hilir. Tingkat erosi berat mencakup 15% luas total Sub DAS Bengkulu Hilir. Erosi sangat berat terjadi pada 3,327% luas total Sub DAS Bengkulu Hilir. Nilai Tolerable Soil Loss (TSL) yang didapatkan adalah sebesar 203.374,08 ton/tahun sedangkan nilai indeks erosi adalah sebesar 0,8831 dan termasuk ke indeks bahaya erosi ringan. Sediment Delivery Ratio (SDR) yang diperoleh adalah sebesar 0,03179 sedangkan nilai hasil sedimen (Y) adalah 5.709,418 ton/tahun Untuk analisis tingkat kekritisan lahan, luas lahan tidak kritis seluas 10.455,91 ha (46%), potensial kritis seluas 5.914,43 ha (26%), agak kritis seluas 3.483,09 ha (15%), lahan kritis seluas 2.315,29 ha (10%), sangat kritis hanya terjadi pada area seluas 2% dari total wilayah. Secara umum, mayoritas wilayah Sub DAS Bengkulu Hilir memiliki tingkat bahaya erosi sedang dan lahan yang dikategorikan tidak kritis.

Item Type: Thesis (Undergraduated)
Subjects: T Technology > T Technology (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering
Depositing User: 033 Darti Daryanti
Date Deposited: 30 Oct 2014 10:13
Last Modified: 30 Oct 2014 10:13
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9250

Actions (login required)

View Item View Item