STUDI TENTANG MOTIVASI PEGAWAI DAN IKLIM ORGANISASI DI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET KOTA BENGKULU

Aryasanti , Novita and Fahrudin, JS Pareke and Paulus , Suluk Kananlua (2014) STUDI TENTANG MOTIVASI PEGAWAI DAN IKLIM ORGANISASI DI DINAS PENDAPATAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET KOTA BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,I-14-nov-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,I-14-nov-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Memberikan motivasi kepada karyawan merupakan proses dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hal ini disebabkan motivasi dapat mendorong karyawan untuk bekerja dengan giat dan penuh tanggung jawab serta meningkatkan kegairahan kebersamaan untuk mencapai tujuan perusahaan. Motivasi merupakan faktor yang mempengaruhi kinerja pegawai di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu. Iklim organisasi mempengaruhi praktik dan kebijakan SDM yang diterima oleh anggota organisasi. Perlu diketahui bahwa setiap organisasi akan memiliki iklim organisasi yang berbeda. Keanekaragaman pekerjaan yang dirancang di dalam organisasi atau sifat individu yang ada akan menggambarkan perbedaan tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang Motivasi Pegawai di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu. Dan untuk mengetahui tentang Iklim Organisasi di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu. Dan yang menjadi subjek penelitian adalah pegawai di Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu. Menurut Maslow dalam Robbins (2003:208), manusia mempunyai sejumlah kebutuhan yang di klasifikasikannya pada lima tingkatan atau hierarki (hierarchy of needs), yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan social, kebutuhan yang mencerminkan harga diri, dan kebutuhan aktualisasi diri. Iklim organisasi menurut Lussier (dalam Barkah, 2002) indikatornya meliputi struktur organisasi, tanggung jawab, penghargaan, resiko, perhatian, dukungan, standar, persaingan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Responden yang mengisi kuesioner berjumlah 25 responden dari pegawai Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu, dan 4 Kabid yang diwawancara dengan 1 Sekretaris. Rata-rata nilai motivasi keseluruhan adalah 3,15 diantara range (2.60-3.39) dengan kriteria cukup baik, pernyataan pemberian honor merupakan pernyataan yang paling tinggi nilainya dengan angka 3,76 diantara range (3.40-4.19) dengan kriteria baik, pernyataan kepedulian dengan kondisi rekan kerja merupakan pernyataan paling rendah nilainya, dengan angka 2,84 diantara range (2.60-3.39) dengan kriteria cukup baik. Rata-rata nilai iklim organisasi keseluruhan adalah 3,21 diantara range (2.60-3.39) dengan kriteria cukup baik, pernyataan adanya pendapatan lain selain gaji yaitu pemberian insentif berupa uang beban kerja dan pernyataan dukungan fasilitas dengan nilai 3,60 diantara range (3.40-4.19) dengan kriteria baik, Pernyataan adanya resiko mutasi yang dihadapi oleh pegawai merupakan pernyataan dengan nilai terkecil yaitu dengan angka 2,64 diantara range (2.60-3.39).

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Manajemen
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 11 Nov 2014 01:12
Last Modified: 11 Nov 2014 01:12
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9481

Actions (login required)

View Item View Item