ANALISIS PENGARUH PDRB SEKTOR PERTANIAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN JUMLAH PENDUDUKTERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU

Muktar, Muktar and Mochammad , Ridwan and Yusnida, Yusnida (2014) ANALISIS PENGARUH PDRB SEKTOR PERTANIAN, TINGKAT PENDIDIKAN DAN JUMLAH PENDUDUKTERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,I-14-muk-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,I-14-muk-FE.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Kemiskinan merupakan masalah disetiap wilayah, tidak hanya di Provinsi Bengkulu tetapi juga wilayah lain di Indonesia. Penyebab kemiskinan antara lain dipengaruhi oleh tingkat pendapatan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan faktor lainnya. Secara umum, kemiskinan diukur berdasarkan konsumsi makanan dan non makanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis pengaruh PDRB sektor pertanian, tingkat pendidikan dengan indikator menggunakan rata-rata lama sekolah, dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan di Provinsi Bengkulu periode 2008-2012. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder penggabungan dari data kurun waktu (time series) selama lima tahun dari tahun 2008-2012, dan data deret lintang (cross section) dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu, sehingga menghasilkan sebanyak 50 observasi. Analisis data menggunakan metode regresi data panel Random effect models, sebagai alat pengolahan data menggunakanbantuan program eview 8. Hasil analisis menunjukkan bahwa PDRB sektor pertanian (X1) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Bengkulu, tingkat pendidikan (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Bengkulu, sedangkan jumlah penduduk (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan di Provinsi Bengkulu (Y). Adapun persamaan yang dihasilkan adalah sebagai berikut : Yit = 37,27810 - 0,006937 X1it - 3,326640 X2it***+ 5,08E-05 X3 it** + µ it. Artinya PDRB sektor pertanian tidak dapat mereduksi kemiskinan di Provinsi Bengkulu. Hal ini dimungkinkan terjadi karena sebagian besar sektor pertanian (pertanian rakyat) di Provinsi Bengkulu masih bersifat tradisional dengan tingkat produktivitasrelatif rendah, sehingga belum cukupmampu untuk menjadi sumber penghasilan yang memadai bagi petani.Kemungkinan lainnya karena PDRB Sektor Pertanian, khususnya yang berasal dari sub sektor perkebunan, sebagian besar disumbang dari Perkebunan Besar Swasta (PBS) pola Hak Guna Usaha (HGU) yang penyebaran hasilnya tidak dapat dinikmati secara merata oleh seluruh golongan masyarakat tani di Provinsi Bengkulu. Hal ini terjadi karena keuntungan perusahaan perkebunan sebagian besar hanya dinikmati oleh orang- orang yang ada dalam perusahaan. Sedangkan masyarakat yang lainnya hanya bekerja sebagai tenaga buruh kebun dengan penghasilan yang relatif rendah. Tingkat pendidikan dapat mereduksi kemiskinan di Provinsi Bengkulu.Hal ini dimungkinkan karena peningkatan rata-rata lama sekolah menyebabkan keterampilan dan produktivitas tenaga kerja meningkat. Dengan meningkatnya keterampilan dan produktivitas, maka pendapatan akan meningkat dan kemiskinan dapat berkurang. Sedangkan jumlah penduduk menyebabkan meningkatnya kemiskinan di Provinsi Bengkulu. Hal ini dimungkinkan terjadi karena perkembangan jumlah penduduk melebihi tingkat pertumbuhan ekonomi, selain itu dapat juga terjadi karena perkembangan penduduk tidak diimbangi dengan ketersediaan kesempatan kerja dan teknologi yang diperlukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Perencanaan Pembangunan
Depositing User: 033 Darti Daryanti
Date Deposited: 11 Nov 2014 03:49
Last Modified: 11 Nov 2014 03:49
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9513

Actions (login required)

View Item View Item