ANALISIS PENEMPATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL DI BIRO PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI BENGKULU

Buslan, Buslan and Hasan , Pribadi and Kahar , Hakim (2014) ANALISIS PENEMPATAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DALAM JABATAN STRUKTURAL DI BIRO PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI BENGKULU. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,II-14-bus.FS.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (3MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-bus.FS.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang. Pada prakteknya, pengangkatan pegawai dalam jabatan struktural sering tidak sesuai dan sering menimbulkan masalah kepegawaian antara lain rasa tidak senang dengan pejabat yang diangkat karena merasa pengangkatan tersebut tidak adil. Selain itu sering ada rasa kurang puas dari pegawai yang lain yang akhirnya berakibat pada menurunnya prestasi kerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penempatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Struktural di Biro Pemerintahan Daerah Provinsi Bengkulu. Metode Penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif (descriptive research) dan kualitatif. Populasi adalah staf dan atasan di Biro Pemerintahan Daerah Provinsi Bengkulu. sebanyak 9 orang yang terdiri dari: 1 orang Beperjakat, 1 orang Kepala BKD, 1 orang Kabag Administrasi Pemerintahan Umum, 1 orang Kepala Subbagian Tata Usaha, 2 orang Staf Subbagian Tata Usaha, 1 orang Kepala Subbagian Eksekutif, dan 2 orang Staf Subbagian Eksekutif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian menggunakan teknik pourposive sampling. Teknik Analisis Deskriptif akan di analisis secara deskriptif dan Analisis Kualitatif. Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan indikator yang mendasari seseorang ditempatkan pada suatu jabatan terdiri atas uraian jabatan dan syarat jabatan seperti pangkat dan golongan serta berbagai kompetensi yang diatur untuk suatu jabatan dan dilihat dari latar belakang pendidikannya, pengalaman, keahlian, bakat, dan keahlian managerialnya. Selain itu juga kepangkatan, pendidikan formal, diklat PIM dan diklat teknis yang pernah diikutinya dan pengalaman pegawai yang akan menduduki jabatan karena. Namun dalam hal penempatan pegawai pada jabatan struktural, Kepala instansi hanya bisa memberi rekomendasi atau saran, sementara yang memutuskan adalah sepenuhnya adalah Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (BAPERJAKAT) Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan keahlian berpikir konseptual seorang pejabat dapat diperoleh dari latar belakang pendidikan dan diklat PIM yang pernah diikutinya. Di Badan Kepegawaian Daerah Bengkulu sendiri masih ada beberapa pejabat yang belum mengikuti diklat PIM dan pelatihan teknis yang mendukung pelaksanaan tugas. Hasil penelitian menunjukkan penempatan pegawai dalam jabatan struktural, mutlak harus memperhatikan pangkat dan golongan pegawai. Jadi dalam penempatannya ditentukanlah syarat yang menjadi skala perioritas seperti pangkat dan golongan serta jabatan sebelumnya dari pegawai yang akan diaangkat, barulah kemudian syarat lain seperti pendidikan, keahlian khusus dan senioritas perlu dipertimbangan karena lebih berpengalaman.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Ilmu Admiinistrasi
Depositing User: 023 Dody Sahdani
Date Deposited: 12 Nov 2014 02:24
Last Modified: 12 Nov 2014 02:24
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9560

Actions (login required)

View Item View Item