PENGARUH DIAMETER ANTENA WAJANBOLIC DAN JARAK JANGKAUAN TERHADAP KECEPATAN PENERIMAAN SINYAL WIRELESS SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN FISIKA

Krisnarin, Krisnarin and Eko , Swistoro and Kancono, Kancono (2014) PENGARUH DIAMETER ANTENA WAJANBOLIC DAN JARAK JANGKAUAN TERHADAP KECEPATAN PENERIMAAN SINYAL WIRELESS SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN FISIKA. Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,I-14-kri-FK.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,I-14-kri-FK.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan : 1) Untuk mengetahui pengaruh diameter antena wajanbolic terhadap penerimaan kecepatan sinyal wireless 2) untuk mengetahui pengaruh jarak jangkauan stasiun pemancar terhadap penerimaan kecepatan sinyal wireless 3) untuk mengetahui pengaruh diameter antena wajanbolic dan jarak jangkauan terhadap kecepatan penerimaan sinyal wireless 4) mengetahui perbedaan hasil belajar fisika antara yang menggunakan model pembelajaraan kooperatif dan antena wajanbolic sebagai media pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini mulai dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan November 2013. Penelitian pendidikan dilakukan di SMA Negeri 1 Tebat Karai, sedangkan penelitian sains dilakukan di daerah Kepahiang. Penelitian Sains dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda menggunakan data kecepatan penerimaan sinyal wireless. Kemudian didapatkan persamaan regresi ganda Y = 32,297 + 0,703X1 – 14,597X2. Sehingga dari persamaan itu tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa semakin besar diameter antena semakin besar kecepatan internet dan semakin jauh antena maka radiasi gelombang radio akan semakin menghilang. Dimana rata- rata kecepatan tertinggi terdapat pada diameter 50 cm dengan jarak 0,5 km sebesar 86,25 kb/s Perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning dan media pembelajaran berupa antena wajanbolic dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional dianalisis dengan t-test dan diperoleh hasil thitung lebih besar dari ttabel, dimana thitung 3,21 sedangkan ttabel dengan taraf signifikasi 0,05 adalah 1,67. Sehingga disimpulkan terdapat Perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran cooperative learning dan media pembelajaran berupa antena wajanbolic dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Administrasi / Manajemen Pendidikan
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 12 Nov 2014 03:11
Last Modified: 12 Nov 2014 03:11
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9572

Actions (login required)

View Item View Item