STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBERDAYAKAN PERAN SERTA KOMITE SEKOLAH (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN)

Heriyanto , Evi and Zakaria, Sabil and Osa, Juarsa (2014) STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MEMBERDAYAKAN PERAN SERTA KOMITE SEKOLAH (STUDI DESKRIPTIF KUALITATIF DI SMA NEGERI 6 BENGKULU SELATAN). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Text (Thesis)
I,II,III,I-14-evi-FK.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)
[img] Text (Thesis)
IV,V,LAMP,I-14-evi-FK.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (2MB)

Abstract

Masalah umum penelitian ini adalah : bagaimana strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran komite sekolah di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan?. Masalah khusus penelitian ini adalah : a. bagaimana strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai badan pertimbangan (advisory agency)? b. bagaimana strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai badan pendukung (supporting agency)? c. bagaimana strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai badan pengontrol (controlling agency)? e. bagaimana strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai mediator (eksekutif)? Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan strategi kepala sekolah meningkatkan peran serta komite sekolah di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan. Tujuan khusus dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan : a. Strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai badan pertimbangan (advisory agency) b. Strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai badan pendukung (supporting agency) c. strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai badan pengontrol (controlling agency) d. strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah sebagai mediator (eksekutif). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif adalah penelitian yang pembahasannya menggunakan pengolahan kata-kata dan kalimat yang digambarkan dengan mendeskripsikan hasil penelitian. Pemilihan pendekatan ini berdasarkan atas pertimbangan bahwa data yang akan dikumpulkan adalah data yang berkaitan dengan strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan. Untuk mempermudah memperoleh data dan informasi tersebut yang telah diuraikan di atas, peneliti menggunakan teknik pengumpulan data berupa teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik ini digunakan untuk saling melengkapi untuk mengumpulkan data sesuai dengan fokus penelitian, dengan informan antara lain: (1) kepala sekolah, (2) ketua komite, (3) sekretaris komite, (4) bagian humas (5) bendahara komite. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran komite sekolah di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan sebagai badan pemberi pertimbangan dilakukan dalam penentuan dan kebijakan pendidikan komite sekolah dengan cara melibatkan komite sekolah dalam memberikan masukan, pertimbangan terhadap RAPBS yang telah disusun oleh pihak sekolah, selanjutnya komite sekolah juga diikutsertakan memberikan masukan terhadap perubahan-perubahan isi RAPBS yang telah disusun tersebut serta dalam penyelenggara rapat RAPBS mengajak komite sekolah untuk turut serta menentukan kapan akan diadakan rapat tersebut sehingga dalam pelaksanaannya nanti pihak sekolah dan komite sekolah dapat hadir bersama- sama dalam rapat dengan wali murid, sekolah dan komite sekolah memberikan masukan dan saran pada saat rapat yang kemudian disahkan, kalau sudah sesuai dengan kesepakatan bersama wali murid, dikemudian hari disahkan oleh komite sekolah beserta kepala sekolah. Kedua, strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran komite sekolah di SMA Negeri 6 Bengkulu Selatan sebagai badan pendukung dilakukan dengan cara mengikut sertakan dalam tugas pengelolaan sumber daya pendidikan, pengelolaan sarana dan prasarana, dan ikut serta dalam pengelolaan anggaran, dan menjalankan perannya sebagai pendukung penyelenggaraan pendidikan, dan pihak sekolah mengajak komite dalarn menjalankan dana bantuan pemerintah dan pengelolaan dana tersebut, komite sekolah juga mengetahui apasaja yang akan dibangun, anggaran yang dikeluarkan oleh komite sekolah pihak komite ikut serta di dalam pengelolaannya dan mengetahui sudah sesuai atau belum dengan rancangan yang telah ditetapkan. Ketiga, strategi kepala sekolah dalam memfungsikan komite sekolah dalam menjalankan perannya sebagai pengontrol pelaksanaan pendidikan dilakukan dengan cara mengikutsertakan komite sekolah dalam mengontrol anggaran pelaksanaan program, mengontrol sumber daya pelaksanaan program, dan mengontrol out-put pendidikan, mengevaluasi kebijakan sekolah, pemberi laporan pertanggungjawaban bantuan masyarakat, dan memberikan nasehat-nasehat terhadap pihak sekolah. Keempat, strategi kepala sekolah dalam memberdayakan komite sekolah berperan sebagai mediator dilakukan dengan cara mengikutsertakan komite sekolah dalam pemberdayaan sumber daya yang ada pada orang tua siswa bagi pelaksanaan pendidikan di sekolah. Komite sekolah berusaha untuk memberikan pengarahan dan keterangan yang jelas mengenai kebijakan pemerintah dalam dunia pendidikan. Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman masyarakat bahwa pemerintah selalu melakukan upaya perbaikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakatnya. Simpulan penelitian yaitu, strategi kepala sekolah dalam memberdayakan peran serta komite sekolah adalah dengan cara mengikutsertakan komite sekolah sebagai pemberi pertimbangan dalam penentuan dan kebijakan pendidikan, penyelenggaraan pendukung pendidikan, pengontrol penyelenggaraan pendidikan dan badan penghubung. Saran peneliti adalah Kepada Kepala Sekolah, hendaknya agar dapat memerankan komite sekolah sebagai lembaga mitra sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Kepada Pengurus Komite Sekolah, pengurus komite sekolah hendaknya tidak hanya memfokuskan tugasnya pada program-program sekolah yang berhubungan dengan pendanaan. Kepada Orang Tua Murid, diharapkan dapat memberikan partisipasi dan komitmen orang untuk memantau kondisi sekolah pada umumnya dan kondisi belajar anak mereka di sekolah sangat diperlukan demi kemajuan pengangkatan mutu sekolah maupun peningkatan mutu pendidikan anak-anak mereka. Kepada Dinas Dikpora, hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa pemahaman pengurus komite sekolah terhadap tugas dan fungsinya dalam penyelenggaraan pendidikan masih lemah, oleh karena itu, Dinas Dikpora kabupaten hendaknya dapat memberikan penyuluhan baik secara langsung.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Postgraduate Program > Magister Administrasi / Manajemen Pendidikan
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 12 Nov 2014 08:25
Last Modified: 12 Nov 2014 08:25
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9602

Actions (login required)

View Item View Item