PROFIL FISIK URIN DAN KADAR KREATININ DARAH PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) Swiss Webster SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI KABAU (Archidendron bubalinum (Jack) I.C. Nielsen)

Sari, Desta Putriana and Choirul, Muslim and Syalfinaf, Manaf (2014) PROFIL FISIK URIN DAN KADAR KREATININ DARAH PADA MENCIT JANTAN (Mus musculus L.) Swiss Webster SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK BIJI KABAU (Archidendron bubalinum (Jack) I.C. Nielsen). Masters thesis, Universitas Bengkulu.

[img] Archive (Thesis)
I,II,III,II-14-des.FM.pdf - Bibliography
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)
[img] Archive (Thesis)
IV,V,LAMP,II-14-des.FM.pdf
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons GNU GPL (Software).

Download (1MB)

Abstract

Penelitian tentang Profil Fisik Urin Dan Kadar Kreatinin Darah Pada Mencit Jantan (Mus musculus L.) Setelah Pemberian Ekstrak Biji Kabau (Archidendron bubalinum (Jack) I.C Nielsen) bertujuan untuk mengetahui profil fisik urin dan kadar kreatinin darah pada mencit setelah pemberian ekstrak biji kabau selama 14 hari yang diberikan secara oral. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September 2013 hingga Januari 2014. Mencit ditempatkan pada kandang metabolik yang telah didesign dengan meletakkan botol penampung urin di bawahnya. Pemberian ekstrak meliputi perlakuan Kontrol Positif (P0+) :air ad libitum, Kontrol Negatif (P0¯) : air setengah dari volume normal (0,5 ml), P1 : 500 mg/kg bb ekstrak dan 0,5 ml air, P2 : 600 mg/kg bb ekstrak dan 0,5 ml air, P3 : 700 mg/kg bb ekstrak dan 0,5 ml air. Sampel urin diamati profil fisik (pH, warna, bau, kekeruhan, sedimen, volume) setiap hari dan sampel darah diambil pada hari ke-0, ke-8, ke-14. Parameter yang diamati yaitu profil fisik urin dan kadar kreatinin darah. Dimana hasil yang didapat pada pengamatan profil fisik urin yaitu pH berkisar 8,2 – 8,4 pada kelompok P0+, P0- P1, P2, dan P3, warna urin semua kelompok coklat tua, bau urin kelompok P0+, P0- bau urin ammoniak, kelompok P1, P2, P3 bau urin bau sulfur, kekeruhan semua kelompok urin keruh, volume urin kelompok P0+ 0,60 ml, P0- 0,12 ml, P1, P2, P3 volume urin berkisar 0,16 hingga 0,26 ml dan sedimen pada sampel urin P1, P2, P3 berupa adanya kristalisasi kalsium oksalat, kalsium kalsium karbonat, kristal asam urat, kalsium triple fospat, dan kristal sistin. Kemudian pengukuran kadar kreatinin darah mencit semua kelompok perlakuan yaitu 0,3 mg/dl hingga 0,6 mg/dl. Data yang telah diperoleh dianalisis secara deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak biji kabau dosis 500mg/kg bb hingga 700 mg/kg bb tidak mempengaruhi profil fisik urin berupa pH, warna, kekeruhan dan kadar kreatinin darah serta mempengaruhi profil fisik urin berupa bau, volume dan sedimen urin.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions: Faculty of Math & Natural Science > Department of Biology Science
Depositing User: 022 Gofar Ismail
Date Deposited: 17 Nov 2014 10:53
Last Modified: 17 Nov 2014 10:53
URI: http://repository.unib.ac.id/id/eprint/9706

Actions (login required)

View Item View Item